Laporan dari China

30 pesohor China putus kontrak merek global terkait isu Xinjiang

30 pesohor China putus kontrak merek global terkait isu Xinjiang

Warga melintasi jalan di areal permukiman etnis Uighur di Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, China. ANTARA/M. Irfan Ilmie

Beijing (ANTARA) - Lebih dari 30 pesohor China, Kamis, memutuskan hubungan komersial dengan merek-merek global sebagai bentuk dukungan terhadap produk kapas dari Daerah Otonomi Xinjiang.

Di antara para model itu ada Wang Yibo, Jackson Wang, Zhang Yixing, dan Dilraba Dilmurat yang berasal dari Xinjiang.

Aktor Wang Yibo merupakan selebritas China pertama yang mengakhiri kerja sama dengan H&M setelah merek fashion asal Swedia itu, Rabu (24/3), menyatakan keprihatinannya atas kerja paksa di Xinjiang.

Keputusan Huang memicu para bintang lainnya mengakhiri kontrak dengan beberapa merek global.

Idola China lainnya, Wang Yibo, juga mengumumkan pemberhentian kerja sama dengan Nike sejak merek perlengkapan olahraga ternama asal Amerika Serikat itu bersama Adidas mengeluarkan statemen tentang Xinjiang.

Aktor muda Jackson Yee, bintang film Better Days yang masuk nominasi Oscar juga telah memutuskan semua kerja samanya dengan Adidas mulai Kamis siang.

Malam harinya, bintang Hong Kong Eason Chan mengikuti jejak Jackson keluar dari Adidas.

"Youth With You", reality show China, pada Kamis juga mengumumkan penundaan penayangan tanpa memberikan alasan.

Warganet di China menduga hal itu lantaran pertunjukan tersebut sebelumnya mendapatkan sponsor dari Adidas.

Shanghai Shenhua, kontestan kompetisi bola basket Liga Super China (CSL) sudah tidak terlihat lagi logo Nike pada kostum para pemainnya. Nike menjadi sponsor semua klub anggota CSL.

H&M sudah meraih cukup banyak pendapatan dari pasar China, namun sekarang diboikot oleh warganet yang menyerukan "keluar dari pasar China", demikian Global Times.

Media arus utama China itu juga menurunkan laporan tentang Inditex selaku induk perusahaan garmen merek Zara dari Spanyol telah menghapus statemen tentang Xinjiang di laman resminya sebelum diboikot warganet China seperti yang dialami Nike dan H&M.


Baca juga: Nike dapat kritik di media sosial China atas pernyataan soal Xinjiang

Baca juga: China-Uni Eropa saling balas sanksi terkait isu Xinjiang

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar