Jelang IPO, Jasamarga Related Business terus kembangkan koridor tol

Jelang IPO, Jasamarga Related Business terus kembangkan koridor tol

Ilustrasi - Tempat Istirahat dan Pelayanan atau Rest Area jalan tol. Dokumentasi Jasa Marga

Jakarta (ANTARA) - PT Jasamarga Related Business (JMRB), selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., menggencarkan pengembangan koridor jalan tol menjelang penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso mengatakan, lini bisnis yang tengah menjadi fokus PT JMRB adalah pengembangan kawasan di koridor jalan tol, atau Toll Corridor Development (TCD).

"Selain pengembangan TCD, PT JMRB sudah manfaatkan koridor jalan tol untuk peluang bisnis, di antaranya adalah sarana media periklanan dan utilitas seperti fiber optic, pipa minyak, pipa gas, serta pengelolaan dan pengembangan rest area dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM)," kata Cahyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Jasa Marga siapkan skema lalin pemasangan girder kereta cepat

Menurut dia, koridor jalan tol memiliki potensi yang amat besar, baik dari sisi bisnis atau ekonomi. Terlebih, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan kelompok usahanya mengelola konsesi jalan tol sekira 1.500 Km di seluruh Indonesia.

Saat ini PT JMRB tengah fokus mengembangkan koridor jalan tol di ruas Jakarta-Cikampek Selatan dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Potensi yang dimiliki Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan memiliki potensi yang amat besar, karena menjadi pelengkap bagi ruas-ruas esksisting seperti Ruas Purbaleunyi, Jakarta-Cikampek, dan JORR.

"Di koridor Japek Selatan kami berencana mengembangkan kawasan industri yang mengombinasikan antara kawasan komersil dan logistik di kawasan Jalan Tol Japek Selatan," ujar Direktur Utama PT JMRB tersebut.

Baca juga: Jasa Marga lanjutkan rekonstruksi Simpang Susun Cikunir

Sedangkan di Ruas Jalan Tol JORR, lanjut dia, JMRB tengah mendalami perencanaan pengembangan kawasan mixed use development yang memadukan kawasan residensial, perkantoran, dan retail dalam satu lokasi yang terintegrasi.

Selain dua proyek tersebut, JMRB pun tengah menjajaki pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Taman Mini di koridor Jalan Tol Jagorawi, dengan mengusung konsep Transit Hub Development, yakni pengembangan transportation hub dari berbagai moda transportasi yang terintegrasi dengan area komersial seperti hotel, perkantoran, dan retail.

Semakin luasnya lini bisnis yang dikelola oleh PT JMRB merupakan proses dan upaya untuk menjadi perusahaan publik.

Selain itu, PT JMRB juga senantiasa membuka peluang kerja sama dengan strategic partner dan memaksimalkan potensinya dari sisi SDM. Hal ini seiring dengan dipercayanya PT JMRB sebagai salah satu “core business” Jasa Marga.

Baca juga: Jasa Marga-ANTARA kerja sama layanan komunikasi media terintegrasi
Baca juga: 26 Maret Jasa Marga uji coba contra flow tol dalam kota, mulai Halim

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Penutupan perdagangan, ini capaian BEI sepanjang 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar