Formula 1

Bos Mercedes antisipasi pertarungan ketat dengan Red Bull di Bahrain

Bos Mercedes antisipasi pertarungan ketat dengan Red Bull di Bahrain

Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton dan Max Verstappen dari tim Red Bull menjalani sesi tes pramusim Formula 1 di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir. (12/3/2021) (AFP/Mazen Mahdi)

Jakarta (ANTARA) - Bos tim Mercedes Toto Wolff pada Jumat mengungkapkan ia mengantisipasi pertarungan ketat dengan tim rival Red Bull di Grand Prix seri pembuka Formula 1 di Bahrain akhir pekan ini.

Pria asal Austria itu, yang telah memimpin Mercedes meraih tujuh gelar juara konstruktor dan pebalap secara beruntun, berharap perbaikan yang dilakukan terhadap mobil 2021 mereka mampu menempatkan mereka di posisi yang baik di sesi latihan bebas pembuka pada Jumat.

Namun, sebaliknya justru pebalap Red Bull Max Verstappen yang mendominasi kedua sesi latihan, yang tahun ini durasinya dipotong menjadi masing-masing 60 menit dari sebelumnya 90 menit.

Baca juga: Sekilas peta persaingan Formula 1 jelang musim 2021
Baca juga: Verstappen kalahkan Bottas untuk puncaki FP1 GP Bahrain


Juara bertahan Lewis Hamilton hanya mampu finis ketiga tercepat di kondisi trek yang panas, kering dan berangin di Sirkuit Internasional Bahrain, kalah dari Verstappen dan bahkan juga oleh Lando Norris yang menggunakan McLaren bertenaga mesin Mercedes.

"Malam tiba dan kondisinya tidak menguntungkan kami," kata Wolff setelah sesi FP2 pada Jumat petang seperti dikutip AFP.

"Ini adalah pertarungan sengit yang sebenarnya. Ketika kalian mencetak waktu putaran tercepat dan bahkan di jangka panjang, sangat ketat bahwa setiap kilogram bahan bakar yang dibawa bisa memiliki dampak yang sangat besar, jadi kami tidak benar-benar tahu.

"Kami lebih baik di sini ketimbang ketika tes (pramusim), tapi saya tidak akan tahu di mana menempatkan kami ketika melawan Red Bull."

Hamilton bahkan mengakui Red Bull memiliki kecepatan yang lebih baik dan ia khawatir dengan kondisi berangin yang diprediksi untuk akhir pekan ini.

Sedangkan rekan satu timnya, Valtteri Bottas, yang finis kelima, mendapati mobil W12 Mercedes susah dikendarai hari itu.

Mercedes akan berupaya mempertahankan supremasi mereka ketika regulasi tahun ini didesain untuk mengurangi downforce dan membuat mobil lebih lamban dan aman.

Bagi Mercedes, perubahan regulasi aerodinamika itu, yang menyederhanakan bagian lantai mobil di depan ban belakang, menyebabkan mereka kehilangan banyak performa.

Baca juga: Verstappen dominasi dua sesi latihan bebas Jumat GP Bahrain
Baca juga: Russell yakin Williams akhiri rentetan finis nirpoin di F1 2021
Baca juga: Bos McLaren prediksi Hamilton klaim titel kedelapan, lalu pensiun

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar