Sudah dua hari kematian COVID di Brazil capai 3.000 lebih

Sudah dua hari kematian COVID di Brazil capai 3.000 lebih

Para warga menonton film dalam proyek budaya Projeta Rocinha yang memproyeksikan film, klip musik dan kampanye kesehatan di bebatuan gunung Dois Irmaos di puncak daerah kumuh Rocinha di Rio de Janeiro, Brazil, Minggu (24/1/2021), di tengah penyebaran penyakit cirus korona (COVID-19). ANTARA/REUTERS/Ricardo Moraes/aww/cfo.

Brasilia (ANTARA) - Brazil mencatat 85.948 kasus tambahan COVID-19 dalam 24 jam terakhir pada Sabtu (27/3), demikian dilaporkan Kementerian Kesehatan.

Menurut kementerian, sudah dua hari berturut-turut angka kematian COVID-19 di negara tersebut mencapai 3.000 lebih, yakni 3.438 kematian.

Semenjak virus corona mewabah, Brazil telah melaporkan hampir 12.5 juta kasus dengan total 310.550 kematian, berdasarkan data kementerian.

Rekor wabah mingguan Brazil disebabkan oleh peluncuran vaksin yang tidak merata, kurangnya koordinasi dengan pusat, dan kemunculan varian baru virus corona.

Presiden Jair Bolsonaro menuai kritikan pedas lantaran berupaya menghalangi penguncian COVID, mencibir pemakaian masker, serta menabur keraguan soal vaksin.

Bolsonaro, yang tahun lalu mempertanyakan "kenapa harus cepat-cepat berburu" vaksin, berjanji akan meningkatkan vaksinasi di Brazil. Ia menargetkan penyuntikan satu juta dosis vaksin sehari, lebih banyak dibandingkan dengan sekitar 350.000 dosis per hari selama sepekan terakhir.

Sumber: Reuters

Baca juga: Institut Serum India akan tunda lanjutan pengiriman vaksin ke Brazil

Baca juga: Argentina akan batasi penerbangan dari Brazil, Chile, Meksiko

Baca juga: Brazil kewalahan dengan kurangnya dokter ICU karena pandemi memburuk


 

Layanan darurat, tentara Brazil mengirim oksigen ke Amazonas

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar