Meksiko : Kematian COVID sebenarnya kemungkinan 60 persen lebih tinggi

Meksiko : Kematian COVID sebenarnya kemungkinan 60 persen lebih tinggi

Carlos Acuna, 52, petugas krematorium, bekerja pada oven kremasi sementara jumlah kematian terus bertambah akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19), di krematorium San Isidro di Kota Meksiko, Meksiko, Rabu (20/5/2020). Gambar diambil 20 Mei 2020. REUTERS/Carlos Jasso/AWW/djo (REUTERS/CARLOS JASSO)

Mexico City (ANTARA) - Kematian akibat pandemi COVID-19 di Meksiko kemungkinan 60 persen lebih tinggi dibanding jumlah terkonfirmasi, menempatkannya di atas 300.000, menurut data pemerintah.

Data terbaru tentang kematian berlebih di tabel yang dipublikasi oleh Kementerian Kesehatan Meksiko menunjukkan bahwa akhir pekan keenam 2021, sebanyak 294.287 kematian "terkait COVID-19" terdaftar dalam surat kematian di Meksiko.

Angka itu 61,4 persen lebih tinggi daripada jumlah 182.301 kematian terkonfirmasi yang diberikan sebagai perbandingan pada tabel yang sama.

Angka itu tidak berbarengan dengan hari tertentu dari buletin harian Kementerian Kesehatan, tetapi lebih dari 25.000 kematian COVID-19 dilaporkan sejak pertengahan Februari. Hingga Sabtu (27/3) total kematian terkonfirmasi COVID-19 di Meksiko berjumlah 201.429.

Pemerintah Meksiko telah lama mengatakan bahwa jumlah kematian COVID-19 sebenarnya di negara tersebut kemungkinan secara signifikan lebih tinggi dari jumlah terkonfirmasi, yang merupakan tertinggi ketiga di dunia.

Total kematian berlebihan di Meksiko selama pandemi yakni 417.002 pada pekan keenam 2021, berdasarkan data tersebut.

Baca juga: Meksiko lampaui 2 juta kasus virus corona, 175.000 kematian
Baca juga: Meksiko catat rekor baru angka kematian harian akibat COVID-19


Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satgas COVID-19: Kasus kematian meningkat 29,2%

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar