RSUD Mataram siap layani vaksinasi untuk anak muda asal ajak lansia

RSUD Mataram siap layani vaksinasi untuk anak muda asal ajak lansia

Pelayanan skrining sebelum dilakukan vaksinasi COVID-19 massal di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, oleh tim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Sabtu (27/3/2021). ANTARA/HO-Tim RSUD Mataram/aa.

Agar cakupan vaksinasi COVID-19, bagi lansia bisa segera mencapai target
Mataram (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menerapkan aturan baru untuk pelayanan vaksinasi anak muda usia 20-30 tahun, asalkan mengajak satu orang lansia yang belum divaksin COVID-19.

"Aturan tersebut bertujuan agar cakupan vaksinasi COVID-19, bagi lansia bisa segera mencapai target sasaran yakni sebanyak 13.366 orang," kata Plt Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Tris Cahyoso di Mataram, Senin.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (23/3), cakupan vaksinasi lansia tercatat baru 46 persen dari target sasaran 13.366 orang.

Menurut dia cakupan vaksinasi lansia itu terkesan lambat karena untuk pelayanan lansia memang harus lebih selektif dalam proses skrining dan mudah dijangkau, sehingga pihak Dinas Kesehatan telah membuka layanan melalui posyandu dan jemput bola ke rumah lansia agar target bisa segera tercapai.

Baca juga: Kelurahan Rawamangun sediakan lima bus sekolah dukung vaksinasi lansia

Baca juga: Vaksinasi baru 40 persen, Pemkot Jakpus lakukan penjangkauan lansia


Tetapi ternyata hal itu juga tidak mudah. Sementara cakupan vaksinasi yang dilihat baik oleh pemerintah provinsi dan pusat adalah cakupan secara menyeluruh.

"Karena itulah, dikeluarkan kebijakan membuka kran pelayanan vaksinasi untuk masyarakat umum yang masih muda usia 20-30 tahun. Tapi, syaratnya harus membawa satu lansia untuk divaksin," katanya.

Ia mengatakan lansia yang dibawa bagi oleh anak muda yang ingin divaksin itu boleh siapa saja, apakah itu neneknya atau tetangganya.

"Jika tidak membawa lansia, kami tidak bisa melayani. Aturan ini sudah mulai kita terapkan pada Sabtu (27/3), dan Alhamdulillah sudah ada yang melakukannya," katanya.

Diharapkan, melalui aturan tersebut dapat meningkatkan cakupan vaksinasi lansia di Kota Mataram, sekaligus vaksinasi massal dengan target sasaran 295.000 orang.

Baca juga: Ganjar beberkan gaya komunikasinya ajak warga Jateng mau divaksinasi

Baca juga: Pemkot Jaksel jemput warga lansia untuk vaksinasi

Pewarta: Nirkomala
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Vaksinasi lantatur di Polda Kalteng & 500 dosis vaksin untuk pelajar Pandeglang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar