Jakarta (ANTARA) - Saham Hong Kong berakhir datar hari Senin, karena penurunan saham-saham teknologi informasi mengimbangi kenaikan saham-saham perusahaan energi, setelah perusahaan industri China membukukan pendapatan tahunan yang optimis.

Indeks Hang Seng tidak berubah di 28.338,30, sedangkan Indeks China Enterprises turun 0,2 persen menjadi 10.942,94.

Keuntungan tahunan di perusahaan industri China melonjak dalam dua bulan pertama tahun 2021, menunjukkan kebangkitan di sektor manufaktur negara itu dan kebangkitan luas dalam aktivitas ekonomi dari krisis virus korona awal tahun lalu.

Baca juga: Saham China ditutup menguat Senin, Indeks Shanghai naik 0,5 persen

Memimpin kenaikan di pasar, indeks energi Hang Seng naik 2,9 persen.

Meskipun sentimen masih terpukul karena perbankan diperkirakan mengalami kerugian.

Bank Nomura dan Credit Suisse memperingatkan pada hari Senin bahwa mereka menghadapi kerugian yang signifikan setelah hedge fund AS, bernama Archegos Capital, gagal memenuhi kewajiban penambahan modal dalam perdagangan margin.

Baca juga: IHSG awal pekan merosot, tertekan harga komoditas dan naiknya COVID-19

Indeks IT Hang Seng turun 2,4 persen, dengan pemimpin utama Meituan turun 7,2 persen.

Bilibili Inc, yang didukung oleh Alibaba Group, jatuh 6,8 persen dalam debut sahamnya di Hong Kong pada hari Senin, setelah analis mengatakan bahwa ada peraturan AS yang bisa mempersulit perusahaan asing terdaftar, memukul antusiasme terhadap perusahaan situs video online China tersebut.

Baca juga: Saham Australia setop untung beruntun, Indeks ASX merosot 0,36 persen

Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2021