Olimpiade

Panpel Olimpiade izinkan atlet asing ikuti ajang uji coba di Tokyo

Panpel Olimpiade izinkan atlet asing ikuti ajang uji coba di Tokyo

Pembawa obor Grand Start Estafet Obor Olimpiade Tokyo 2020 Nadeshiko Japan, tim sepak bola perempuan nasional Jepang, memimpin estafet obor di Naraha, prefektur Fukushima, Jepang, Kamis (25/3/2021). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/Pool/foc/cfo.

Saat ini kami sedang menghitung berapa banyak atlet yang ingin berpartisipasi dalam acara uji coba
Jakarta (ANTARA) - Panitia pelaksana Olimpiade Tokyo 2020, Senin, mengumumkan bahwa atlet asing bisa diundang untuk berpartisipasi dalam ajang uji coba sebelum pelaksanaan sebenarnya.

Acara tersebut berupa gladi bersih tentang cara mencegah penyebaran COVID-19, karena penyelenggara menggelar acara olahraga internasional ini selama masa pandemi global.

"Saat ini kami sedang menghitung berapa banyak atlet yang ingin berpartisipasi dalam acara uji coba. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah setelah kami dapat memastikan angka tersebut," kata pejabat senior Tokyo 2020 Yasuo Mori kepada Reuters.

Baca juga: Jepang batasi jumlah delegasi asing Olimpiade Tokyo

Ajang uji coba akan digelar untuk lima kompetisi, termasuk atletik dan marathon, serta melibatkan atlet asing yang berpartisipasi, kata penyelenggara.

Ditanya apa yang akan dilakukan panpel jika ada gelombang infeksi lainnya saat ajang uji coba, Petugas Pelaksana Olimpiade Hidemasa Nakamura mengatakan mereka akan berkoordinasi dengan otoritas terkait situasi virus corona domestik dan lokal."

Olimpiade Tokyo 2020 merencanakan 18 acara uji coba sebelum Olimpiade dimulai pada 23 Juli. Acara uji skateboard dan menembak bulan ini ditunda dari April hingga Mei karena dampak pandemi.

Baca juga: Jepang pertimbangkan pangkas jumlah pengunjung resmi Olimpiade

Estafet Obor Olimpiade dimulai minggu lalu, dengan para penonton diminta untuk tetap mengenakan masker, berdiri terpisah, dan bertepuk tangan alih-alih bersorak bagi pembawa obor.

Penyelenggara juga telah melarang kehadiran penonton internasional di Olimpiade. Keputusan tersebut tampaknya diterima secara positif oleh publik Jepang, dengan 85 persen mendukung keputusan tersebut, menurut jajak pendapat oleh harian Asahi Shinbun yang diterbitkan minggu lalu.

Jajak pendapat yang sama juga menunjukkan bahwa masyarakat masih berhati-hati pada Olimpiade, dengan 36 persen lebih memilih penundaan lagi, 33 persen pembatalan langsung, dan hanya 27 persen yang mengatakan Olimpiade tetap diadakan sesuai rencana.

Baca juga: IOC hormati keputusan Jepang larang warga asing saksikan Olimpiade
Baca juga: Sekitar 500 relawan asing akan berpatisipasi dalam Olimpiade

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tokyo peringati 100 hari jelang gelaran Olimpiade

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar