HIPMI: Mentalitas pekerja kunci tingkatkan kinerja di masa pandemi

HIPMI: Mentalitas pekerja kunci tingkatkan kinerja di masa pandemi

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Sari Pramono dalam Talkshow Satgas Penanganan COVID-19 dengan tema “Strategi Peningkatan Kinerja SDM di Masa Pandemi“ di Graha BNPB, diakses di Jakarta, Selasa (30/3/2021). (ANTARA/Virna P Setyorini)

sebagainya. "Sekarang momen bagus tebalkan mentalitas....karena masa pandemi ini yang dihajar mentalitas," ujar dia.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi dan Kesehatan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Sari Pramono mengatakan mempertebal mentalitas pekerja menjadi kunci dari strategi peningkatan kinerja sumber daya manusia di masa pandemi COVID-19.

"'Attitude' penting sekali. Karena kalau dilihat sekarang yang jadi tolak ukur bukan kapasitas atau ketrampilan saja, tapi juga mentalitas mereka (pekerja)," kata Sari Talkshow Satgas Penanganan COVID-19 dengan tema “Strategi Peningkatan Kinerja SDM di Masa Pandemi“ diakses di Jakarta, Selasa.

Hal itu, menurut dia, penting sekali, apalagi saat ini Indonesia memasuki era mayoritas angkatan kerja merupakan generasi milenial, yang secara psikologi gampang bosan dan ingin cepat pindah kerja. Ini berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih mengarah pada loyalitas, integritas, dan sebagainya.

"Sekarang momen bagus tebalkan mentalitas. Bagaimana kita latih mereka, karena masa pandemi ini yang dihajar mentalitas," ujar dia.

Karenanya, ia mengatakan sumber daya manusia harus dilatih untuk berkompetensi tinggi, multitalenta, memiliki mentalitas yang bagus, dan tentu dengan attitude yang bagus juga.

Menurut Sari, ada dua pekerjaan rumah yang perlu perhatikan di masa pandemi, yakni sumber daya manusia maupun perusahaan itu sendiri yang harus mampu bertahan dengan baik, melakukan perencanaan, menjaga produktivitas tetap baik, sehingga mampu menghasilkan sesuatu dengan baik.

Sementara itu, anggota HIPMI Academy Nadia Mulya mengatakan tidak hanya keterampilan tertentu, attitude juga penting dimiliki pekerja saat menghadapi pandemi COVID-19. Bagaimana mereka memotivasi diri, tetap adaptif, agile dan selalu melihat peluang.

"Itu semua menjadi salah satu hal yang dulu kita pikir 'ok it's a character', tapi ternyata itu menjadi penentu apakah kita bisa jadi tenaga kerja yang berkualitas dan bisa berproduktivitas, yang bisa kita bekali ke para pekerja ataupun pencari kerja," ujar dia.

Masa pandemi saat ini, menurut dia, justru bisa melihat kualitas seseorang, bagaimana mereka setiap hari menghadapi tantangan yang ada. Yang ingin dibangkitkan melalui HIPMI Academy adalah membuat pekerja dan pencari kerja selalu berpikiran positif, ulet melihat peluang.

Pewarta: Virna P Setyorini
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

HIPMI nilai stimulus UMKM kunci perbaikan ekonomi di triwulan-IV

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar