Menparekraf bahas pembukaan pariwisata Bali dengan pelaku parekraf

Menparekraf bahas pembukaan pariwisata Bali dengan pelaku parekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (tengah). ANTARA/Naufal Fikri Yusuf

Badung (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno membahas persiapan pembukaan kembali sektor pariwisata di Bali dengan menemui sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) setempat.

"Kami menerima banyak sekali masukan dan rencananya ini akan kami gunakan untuk mempersiapkan pembukaan Bali kembali yang ditargetkan pada bulan Juni dan Juli," ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangannya di Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Pihaknya juga terus mempersiapkan berbagai aspek menjelang pembukaan dan pemulihan pariwisata tersebut seperti rencana pemerintah dalam memperluas Travel Corridor Arrangement (TCA) di sektor pariwisata yang membutuhkan dukungan seluruh pelaku parekraf dalam menyambut kembali kunjungan wisatawan mancanegara.

Baca juga: Menparekraf gandeng Komisi X peningkatan kompetensi SDM Parekraf Toba

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih terus mendiskusikan kemungkinan pembukaan kembali Bali lewat penerapan dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

"Progresnya terus berjalan. Komunikasi terakhir saya dengan ibu Menlu bahwa proses ini akan terus difinalisasi dan hasilnya akan kami bawa ke Bapak Presiden untuk diambil keputusan finalnya," katanya.

Selain itu, pemerintah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia seperti dengan penyiapan produk wisata dan zona hijau, penyiapan protokol kesehatan CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability juga percepatan vaksinasi pelaku wisata dan ekonomi kreatif

"Tentunya keputusan untuk meniadakan mudik adalah salah satu keputusan yang menyiapkan agar angka penyebaran COVID-19 dapat ditekan, sehingga kita bisa mencapai situasi pra-kondisi yang diperlukan untuk membuka pariwisata kembali di Bali bagi wisatawan mancanegara pada bulan Juni dan Juli mendatang dengan angka COVID-19 yang terkendali," ungkapnya.

Baca juga: Menparekraf identifikasi dampak teror bom terhadap sektor pariwisata

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya.

"Kita butuh kolaborasi dan Bapak Menteri telah mengambil langkah-langkah yang sangat strategis. Mulai dengan kehadiran Bapak Presiden Jokowi yang meninjau proses vaksinasi, menyiapkan CHSE kita, lalu juga mengkoordinasikan dengan para menteri. Itu semua dilakukan demi insan-insan pariwisata di Bali," ujarnya.

Baca juga: Sandiaga minta masyarakat ikuti anjuran pemerintah soal larangan mudik
Baca juga: Menparekraf harap kuliner Jambi bisa bangkitkan ekonomi kreatif

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menparekraf wujudkan Kabupaten Bima sebagai kawasan wisata baru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar