Kemarin, penembakan di Mabes Polri sampai aksi bersama lawan teror

Kemarin, penembakan di Mabes Polri sampai aksi bersama lawan teror

Personel kepolisian dengan rompi anti peluru dan senjata laras panjang berjaga di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa hukum terjadi di Indonesia, Rabu (31/3), mulai dari adanya insiden penembakan yang dilakukan seorang perempuan, ZA, di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta sampai aksi bersama dari berbagai kelompok masyarakat melawan aksi teror serta paham radikal terorisme.

Berikut ini lima berita hukum menarik pilihan ANTARA:

1. Terdengar suara tembakan di Bareskrim Polri

Terdengar suara tembakan sebanyak 6-7 kali di Bareskrim Markas Besar Polri Jakarta pada Rabu pukul 16.30 WIB.

Pantauan Antara, saat ini gerbang Markas Bareskrim sudah ditutup.

Berdasarkan kesaksian Hendri, juru parkir di sekitar Markas Bareskrim, mobil anggota sebelumnya terlihat keluar masuk. Namun, sejak pukul 17.00 WIB gerbang Bareskrim langsung ditutup.

Selengkapnya baca di sini.

2. Kapolri: Pelaku penembakan beraksi sendiri

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan pelaku penembakan di Markas Besar Kepolisian RI beraksi sendiri atau “lone wolf”.

“Dari hasil profiling terhadap yang bersangkutan, maka yang bersangkutan adalah tersangka pelaku lone wolf berideologi radikal ISIS yang dibuktikan dengan postingan yang bersangkutan di sosial media,” kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu malam.

Selengkapnya baca di sini.

3. Kapolri pastikan pelayanan Polri berjalan normal pascapenembakan

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan layanan kepolisian di Mabes Polri Jakarta dan jajaran lainnya tetap berjalan normal pascapenembakan.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan kepada seluruh anggota untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Kapolri dalam konferensi pers di Gedung Utama Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu malam.

Selengkapnya baca di sini.

4. Kapolri: 23 orang ditangkap terkait bom Gereja Kathedral Makassar

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, mengatakan, polisi telah menangkap 23 orang terduga teroris yang terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Maha Kudus di Makassar, beberapa waktu lalu.

“Totalnya sudah 23 orang yang diamankan," kata dia, saat jumpa pers di Markas Besar Kepolisian Indonesia, di Jakarta, Rabu malam.

Selengkapnya baca di sini.

5. Melawan teror di Markas Besar Polri

Sekitar pukul 16.30 WIB Rabu (31/3), hujan rintik, dan seorang perempuan membawa map warna kuning, masuk dan nampak berkeliaran di sekitar Gedung Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia, di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Hari itu tidak ada sesuatu yang istimewa terjadi, semuanya biasa-biasa saja.

Sampai kemudian terjadi sesuatu yang menghebohkan dan sangat mengejutkan karena berlatar terorisme. Gerak-gerik perempuan itu bahkan terekam kamera pengawas. Beberapa menit kemudian, perempuan itu menodongkan sesuatu yang diduga senjata api genggam kepada beberapa polisi yang berada di pos penjagaan Gedung Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia.

Selengkapnya baca di sini.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar