Jalan raya Parakan-Ngadirejo Temanggung tergenang banjir

Jalan raya Parakan-Ngadirejo Temanggung tergenang banjir

Seorang pemuda mengambil sebuah sepeda yang terseret arus air di Desa Dangkel, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. ANTARA/HO.

debit air irigasi yang bermuara dari Sungai Ngesrep meningkat tinggi mengakibatkan luapan air
Temanggung (ANTARA) - Jalan raya Parakan-Ngadirejo di Desa Dangkel, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tergenang banjir sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas di jalur tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei di Temanggung, Kamis, mengatakan air meluap ke jalan raya sekitar pukul 14.00 WIB setelah terjadi hujan deras di wilayah Parakan dan sekitarnya.

"Akibat hujan dengan intensitas tinggi dan debit air irigasi yang bermuara dari Sungai Ngesrep meningkat tinggi mengakibatkan luapan air," katanya.

Baca juga: Kabupaten Temanggung-Jateng dilanda angin kencang dan banjir

Ia menyampaikan luapan air dan banjir yang terjadi di Desa Dangkel karena ada beberapa titik gorong-gorong yang tersumbat sehingga mengakibatkan kerusakan beberapa fasilitas umum.

Ia menyebutkan beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan antara lain jalan kampung beberapa aspal mengelupas yang terjadi di RT 02, RT 03 dan RT 04 Desa Dangkel.

Kemudian senderan dan tembok bahu saluran longsor dan hanyut, luapan air yang begitu deras tersebut juga menghanyutkan dua unit sepeda motor warga.

Baca juga: Diterjang banjir, tembok ponpes di Temanggung jebol

Baca juga: 103 desa/kelurahan Temanggung rawan bencana longsor


"Luapan air sampai pertigaan Jembatan Brangkongan dan material ke jalan. Akses jalan raya Parakan-Ngadirejo macet total dan beberapa pengendara roda dua terjatuh," katanya.

Ia menuturkan sekitar pukul 16.00 WIB air sudah surut dan beberapa rumah yang tergenang sudah dibersihkan warga dan arus lalu lintas di jalan tersebut kembali normal.

Dwi menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, untuk nilai kerugian masih dalam penghitungan. 

Baca juga: Temanggung siagakan posko antisipasi bencana alam

Baca juga: Angin kencang tumbangkan pohon dan rusak sejumlah rumah di Tanah Datar

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar