Kemarin, kesiapsiagaan Polri hingga Indonesia maju dipimpin Jokowi

Kemarin, kesiapsiagaan Polri hingga Indonesia maju dipimpin Jokowi

Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww/aa.

Beberapa berita politik kemarin (Kamis 1/4) menjadi perhatian pembaca
Jakarta (ANTARA) -
Beberapa berita politik kemarin (Kamis 1/4) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing terutama menjelang perayaan Paskah hingga publik percaya Indonesia maju dipimpin Jokowi
 
 
 
Berikut lima berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:
 
 
 
Polri tingkatkan kesiapsiagaan seluruh wilayah jelang Paskah
 
Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing terutama menjelang perayaan Paskah dengan melihat situasi kekinian pascabom bunuh diri Makassar.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Pengamat: Milenial sasaran utama perekrutan teroris
 
Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati mengatakan, beberapa aksi terorisme yang terjadi beberapa hari ini menunjukkan generasi milenial menjadi sasaran utama perekrutan teroris.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Presiden: Keterbukaan informasi faktor penting penanganan pandemi
 
Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan faktor penting dalam penanganan pandemi COVID-19.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Menpan RB ingatkan ASN waspada ancaman paham radikalisme
 
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) waspada ancaman paham radikalisme di lingkungan sekitar masing-masing.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini
 
 
 
Survei: Publik percaya Indonesia maju dipimpin Jokowi
 
Hasil survei yang dilakukan oleh Polmatrix Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo mencapai 71,8 persen.
 
 
 
Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pakar: Pensiunkan pegawai KPK gagal ASN

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar