KKP sederhanakan regulasi perikanan tangkap dukung kemudahan berusaha

KKP sederhanakan regulasi perikanan tangkap dukung kemudahan berusaha

Ilustrasi - Nelayan sedang menyiapkan alat tangkap. ANTARA/HO-KKP

Beberapa Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan akan diringkas dan diintegrasikan menjadi satu sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021 yang menjamin kemudahan berusaha
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merencanakan untuk menyederhanakan sejumlah regulasi di bidang perikanan tangkap dalam rangka mendukung kemudahan berusaha seperti yang sedang digalakkan pemerintah melalui UU Cipta Kerja.

"Beberapa Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan akan diringkas dan diintegrasikan menjadi satu sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021 yang menjamin kemudahan berusaha. Saat ini rancangannya telah disusun dan melalui konsultasi publik kita juga berharap mendapat masukan dari banyak pihak," kata Plt Dirjen Perikanan Tangkap KKP M Zaini dalam siaran pers di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan mengamanatkan di antaranya penyederhanaan regulasi di bidang perikanan tangkap.

Ia memaparkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan tiga Rancangan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) sebagai peraturan pelaksanaan PP Nomor 27 Tahun 2021.

M Zaini menyampaikan bahwa sebanyak tiga rancangan Permen KP tersebut akan memuat peraturan mulai dari pengelolaan sumber daya ikan hingga perizinan usaha perikanan tangkap.

Tiga rancangan Permen KP tersebut antara lain adalah rancangan Permen KP tentang Penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan dan Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) amanat PP Nomor 27 Tahun 2021 Pasal 41 ayat (5) Ketentuan mengenai Rencana Pengelolaan Perikanan dan Lembaga Pengelola Perikanan di WPPNRI.

Kemudian, rancangan Permen KP tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan, Alat Bantu Penangkapan Ikan, dan Penataan Andon Penangkapan Ikan di WPPNRI dan Laut Lepas, serta terakhir adalah rancangan Permen KP tentang Kapal Perikanan, Tata Kelola Pengawakan Kapal Perikanan, Log Book Penangkapan Ikan dan Pemantauan di atas Kapal Penangkap Ikan dan Kapal Pengangkut Ikan.

Adapun substansi pokok Rancangan Permen KP tentang Penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan dan Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia menggabungkan tiga Permen KP.

"Permen KP yang digabungkan yaitu Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 29/PERMEN-KP/2012 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan di Bidang Penangkapan Ikan, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 29/PERMEN-KP/2016 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan untuk Perairan Darat, dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 33/PERMEN-KP/2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pengelola Perikanan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia," papar Zaini.

Lebih lanjut Zaini menjelaskan, substansi rancangan Permen KP ini meliputi Pedoman Penyusunan Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) di WPPNRI, baik di perairan laut maupun di perairan darat.

Baca juga: Menteri: Regulasi turunan UU Ciptaker jaga sumber daya kelautan
Baca juga: Menteri Trenggono lakukan kajian mendalam terkait regulasi cantrang

Baca juga: KKP tangkap lebih 50 kapal pelanggar regulasi selama triwulan I 2021
 

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jokowi : UMKM bisa tak perlu urus izin, cukup registrasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar