1.495 tentara di Manokwari terima vaksin COVID-19 AstraZeneca

1.495 tentara di Manokwari terima vaksin COVID-19 AstraZeneca

Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) meninjau pelaksanaan vaksinasi massal "Serbuan Vaksinasi" anggota TNI/Polri di Manokwari, Papua Barat, Sabtu (3-4-2021). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

'Serbuan Vaksinasi' yang digelar serentak di seluruh Indonesia untuk prajurit TNI itu merupakan gelombang kedua pemberian vaksin COVID-19.
Makassar (ANTARA) - Sebanyak 1.495 anggota Tentara Nasional Indonesia menerima suntik vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca/Oxford University pada acara "Serbuan Vaksinasi" di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Papua Barat, Sabtu, kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Ribuan tentara itu merupakan bagian dari total 130.000 tentara yang dijadwalkan menerima vaksin COVID-19 AstraZeneca sejak 26 Maret sampai bulan ini.

"Vaksinasi dilaksanakan sejak 26 Maret di jajaran saat ini di Manokwari pelaksanaan vaksin dengan AstraZeneca untuk gabungan pasukan TNI/Polri," kata Marsekal Hadi usai meninjau kegiatan vaksinasi di Kantor Gubernur Papua Barat, didampingi oleh Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Pol. Peter Waterpauw.

Ia lanjut menerangkan untuk di Manokwari kemungkinan ada 5.000 anggota Polri yang juga mendapatkan suntik vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Panglima TNI menyebutkan kegiatan "Serbuan Vaksinasi" yang digelar serentak di seluruh Indonesia untuk prajurit TNI itu merupakan gelombang kedua pemberian vaksin COVID-19.

Baca juga: Panglima TNI minta tokoh Papua Barat dan Papua aktif jaga persatuan

Sebelumnya, anggota TNI yang merupakan tenaga kesehatan telah menerima vaksin COVID-19 buatan Sinovac Biotech, yang dikenal dengan nama CoronaVac.

"Rata-rata (tenaga kesehatan anggota TNI) sudah sampai pada vaksinasi kedua," kata Hadi saat jumpa pers pada sela-sela kunjungan, Sabtu.

Dalam kunjungan itu, Hadi memeriksa satu per satu alur pemberian vaksin, yang dimulai dari meja registrasi, pemeriksaan kesehatan, meja vaksinasi, dan tempat observasi untuk mereka yang telah divaksin.

Kepada anggota TNI yang telah divaksin dan masih menunggu masa observasi 30 menit, Hadi menanyakan kondisi para prajurit.

"Bagaimana, apa ada yang panas (demam)?” tanya Hadi kepada para prajurit.

"Siap, tidak," jawab anggota TNI yang telah divaksin.

Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan kepada anggota TNI yang telah divaksin agar tetap taat protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Ia mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 penting untuk diikuti oleh seluruh warga di Tanah Air agar terbentuk kekebalan imunitas (herd immunity).

Baca juga: Panglima TNI ke Manokwari siapkan kunjungan Presiden Jokowi

Kegiatan meninjau vaksinasi COVID-19 massal untuk anggota TNI/Polri di Kantor Gubernur Papua Barat merupakan bagian dari agenda kunjungan panglima TNI di Manokwari, Sabtu.

Panglima TNI sebelumnya menemui para tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat pemerintah daerah, dan perwakilan TNI/Polri di Papua dan Papua Barat pada acara komunikasi sosial, Sabtu siang.

Usai mengikuti dua kegiatan itu, Panglima TNI mengadakan pertemuan secara virtual dengan pengajar serta siswa dari SMA Pradita Dirgantara, sekolah asrama khusus binaan TNI Angkatan Udara, di Kantor Gubernur Papua Barat.

Ia kemudian menutup kunjungan di Manokwari dengan meninjau pengamanan di Gereja Katolik Immanuel Sanggeng.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar