Delapan desainer tampilkan koleksi busana di "Jambi Fashion Street"

Delapan desainer tampilkan koleksi busana di "Jambi Fashion Street"

Seorang peragawati cilik sedang memeragakan salah satu karya busyaa pada ajang Jambi Fashion Street (JFS) 2021 di Pedestrian Jalan Soemantri Kota Jambi, Sabtu (3/4/2021). ANTARA/Tuyani

Tujuh desainer di antaranya menampilkan busana batik Jambi, dan satu desainer menampilkan koleksi busana songket modern.
Jambi (ANTARA) - Delapan desainer muda yang tergabung dalam Jambi Fashion Society unjuk karya pada ajang Jambi Fashion Street (JFS) 2021 di Pedestrian Jalan Soemantri Kota Jambi, Sabtu.

Ke-14 koleksi busana batik Jambi milik mereka sukses mencuri perhatian masyarakat Jambi saat diperagakan pada ajang yang digagas Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Jambi.

Tujuh desainer di antaranya menampilkan busana batik Jambi, dan satu desainer menampilkan koleksi busana songket modern.

Suti Masniari Nasution, Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Jambi mengatakan, pergelaran Jambi Fashion Street kali itu menampilkan desain busana batik Jambi dan songket hasil karya desainer muda Jambi yang tergabung dalam Jambi Fashion Society.

"Selamat kepada rekan-rekan desainer Jambi Fashion Society yang baru dikukuhkan kepengurusannya, ke depan even semacam itu memberikan banyak manfaat di industri fashion batik maupun turunannya, " katanya.
Baca juga: Sejumlah desainer unjuk karya pada Jambi Fashion Festival 2019
Baca juga: Batik Jambi hadir lagi di Indonesian Fashion Week


Bank Indonesia bangga dengan terselenggaranya event tersebut , ke depan dirinya berharap Jambi Fashion Street bisa kembali digelar dengan inovasi dan kreasi yang berbeda. Jambi Fashion Street terselenggara dengan melibatkan banyak pihak seperti UMKM, pengrajin tenun, desainer dan production house tentunya ini menggerakkan perekonomian di Kota Jambi.

Ia meneruskan, Jambi Fashion Street juga menjadi upaya Bank Indonesia Provinsi Jambi dan pemkot untuk mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia dan gerakan nasional bangga berwisata di Indonesia.

"Event ini akan menarik wisatawan, selain keindahan alam wisata juga terkait juga dengan pengembangan sosial budaya, pengembangan dalam hal-hal yang bersifat peninggalan sejarah dan kearifan lokal," sebut.

Suti menambahkan batik Jambi dan songket merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Bank Indonesia Provinsi Jambi juga mendukung pengembangan industri fashion di Kota Jambi, kehadiran Jambi Fashion Society yang merupakan wadah bagi desainer muda di Jambi diharapkannya membawa perubahan bagi industri fashion di Jambi. Apalagi di era new normal ini, Ia berharap agar membawa banyak manfaat bagi masyarakat Jambi.

Selain diperagakan oleh model-model Kota Jambi, busana batik Jambi juga diperagakan oleh Kepala OPD Kota Jambi. Hadir dalam event Jambi Fashion Street ini Walikota Jambi Sy Fasha serta Kepala OPD Kota Jambi.
Baca juga: Ketua DPR pakai pakaian adat tekuluk, Jambi nyatakan kebangggannya
Baca juga: Jambi angkat tekuluk hingga ke ajang Kriyanusa 2019

Pewarta: Syarif Abdullah dan Tuyani
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kekurangan stok, capaian vaksinasi tiga daerah di Jambi rendah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar