China sumbangkan 150.000 dosis Sinovac untuk El Savador

China sumbangkan 150.000 dosis Sinovac untuk El Savador

Presiden Guatemala Alejandro Giammattei (kiri) dan Presiden El Salvador Nayib Bukele berjabat tangan setelah menandatangani pra-perjanjian untuk memiliki perbatasan terbuka antara kedua negara di San Salvador, El Salvador (27/1/2020). ANTARA/REUTERS/Jose Cabezas/aa. (REUTERS/JOSE CABEZAS)

San Salvador (ANTARA) - China akan menyumbangkan 150 dosis vaksin Sinovac anti COVID-19 untuk El Savador, kata Presiden El Salvador Nayib Bukele, Minggu (4/4).

Vaksin sumbangan tersebut menambah jumlah dua juta dosis Sinovac, yang sudah dibeli pemerintah negara Amerika Tengah itu.

"Saya menerima surat dari Presiden Xi Jinping, yang di dalamnya beliau memberi tahu saya bahwa beliau akan menyumbangkan 150.000 vaksin kepada negara kita untuk melawan COVID-19," tulis Bukele di Twitter.

Sumbangan tersebut akan membantu El Salvador, negara berpenduduk sekitar 6,5 juta orang, dalam menjalankan vaksinasi.

Negara itu pada Februari memulai program imunisasi dengan menggunakan vaksin AstraZeneca.

El Salvador telah melaporkan 64.431 kasus virus corona dan 2.025 kematian akibat COVID.
Baca juga: Presiden El Salvador konsumsi "obat COVID-19" yang dipromosikan Trump
Baca juga: El Salvador sediakan pinjaman, subsidi gaji ringankan dampak COVID-19



Sumber: Reuters

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kawanan paus Bryde terlihat di perairan Guangxi, China

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar