Kodim Jayapura salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir Arso

Kodim Jayapura salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir Arso

Wadanramil Arso Lettu Inf Nasruddin menyerahkan bantuan sembako dari Dandim Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra kepada Ali, koordinasi warga terdampak banjir dusun Tuwi, Senin (6/4). ANTARA/HO-Kodim Jayapura.

bentuk kepedulian aparat kewilayahan
Keerom (ANTARA) - Kodim 1701/Jayapura memberikan bantuan sembako kepada 50 kepala keluarga terdampak korban banjir di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom wilayah di perbatasan RI-Papua Nugini.

Wadanramil Arso Lettu Inf Nasrudin dalam keterangan tertulis diterima ANTARA, Selasa, mengatakan pemberian bantuan sembako dari Dandim 1701 Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra melalui Koramil Arso di dusun Tuwiuntuk warga  itu berupa beras, mie instan, air mineral, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.

"Upaya pemberian bantuan dilakukan Kodim Jayapura melalui Koramil Arso sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan juga sebagai sarana untuk mengetahui langsung situasi di wilayah bencana serta kondisi para korban yang terdampak banjir," ungkap Lettu Nasruddin.

Ia berharap, bantuan sembako dari Dandim Jayapura diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir.

Baca juga: TNI bantu sembako warga korban banjir Kampung Yowong Arso Keerom

Wadanramil Arso mengatakan, pihak TNI akan terus membantu dan mengawasi situasi serta kondisi di kampung ini sehingga dapat diambil tindakan cepat bila ada perkembangan situasi.

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat Pemkab Keerom dan aparat kampung serta selalu siaga waspada terhadap bencana banjir karena perkembangan curah hujan yang cukup tinggi,"ungkap Wadanramil.

Koordinator warga terdampak banjir Ali yang menerima sembako mengucapkan banyak terimakasih atas bantuannya di saat warga memang lagi membutuhkan.

"Mewakili warga Dusun Tuwi mengucapkan banyak terima kasih kepada Dandim Jayapura khususnya Koramil Arso yang sudah sangat peduli kepada kami para korban banjir, "ujarnya

Puluhan kepala keluarga korban banjir hingga kini masih membutuhkan berbagai bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan makan minum sehari-hari.

Baca juga: 4.500 hektar lahan pertanian di Keerom rusak akibat banjir
 

Pewarta: Muhsidin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar