BNI salurkan bantuan darurat untuk korban bencana NTT

BNI salurkan bantuan darurat untuk korban bencana NTT

Ilustrasi - Sejumah warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi ke tempat yang disiapkan oleh pemerintah Kota Kupang,di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). . ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/foc.

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meringankan dampak bencana selama masa tanggap darurat.

"Bantuan kami salurkan ke kawasan yang terkena dampak bencana terparah. Kami siapkan di Adonara, Flores Timur, Kupang, dan Malaka," ujar Corporate Secretary BNI Mucharom dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.

Ia memastikan bantuan yang telah disiapkan antara lain terdiri atas obat-obatan, susu instan, mie instan, tikar dan selimut.

Pemberian bantuan tanggap darurat ini diserahkan melalui Sapta Parestu Rohi sebagai Pemimpin Cabang BNI Maumere.

Sebelumnya, bencana alam melanda beberapa daerah di NTT pada akhir pekan lalu karena adanya badai tropis seroja yang mengakibatkan terjadinya angin kencang, hujan selama empat hari berturut turut serta banjir bandang di Adonara.

Dalam kesempatan itu, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan senilai Rp2,6 miliar untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan santunan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Flores Timur dan Lembata, NTT.

Kemensos juga menyalurkan santunan korban meninggal dunia untuk 76 jiwa kepada ahli waris masing-masing sebesar Rp15 juta dengan total santunan Rp1,140 miliar.

Selain bantuan logistik, Kemensos ikut menerjunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk penanganan bencana bersinergi dengan unsur-unsur terkait.



Baca juga: BNI salurkan bantuan bagi korban gempa Mamuju

Baca juga: BNI salurkan bantuan korban bencana di Sulawesi Utara dan Jawa Barat

Baca juga: BNI Syariah kucurkan bantuan Rp1,2 miliar untuk pemberdayaan santri

Baca juga: BNI realisasikan bantuan tangani COVID-19 melalui program berbagi

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kejari Ambon kembalikan Rp2,6 miliar hasil sitaan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar