Wapres Ma'ruf Amin resmikan Pasar Rakyat Pariaman

Wapres Ma'ruf Amin resmikan Pasar Rakyat Pariaman

Tangkapan layar Wakil Presiden Maruf Amin saat meresmikan Pasar Rakyat di Pariaman, Selasa. ANTARA/Ikhwan Wahyudi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan dan revitalisasi guna memberikan akses kepada pedagang, terutama UMKM.
​​​​​​​Pariaman (ANTARA) - Wakil Presiden RI K. H. Ma'ruf Amin meresmikan gedung Pasar Rakyat Pariaman di Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang merupakan hasil revitalisasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan dan revitalisasi guna memberikan akses kepada pedagang, terutama UMKM," kata Wapres saat memberikan sambutan pada Peresmian Pasar Rakyat Pariaman di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan Pasar Pariaman memiliki sejarah panjang yaitu semenjak pemerintahan Hindia Belanda. Aspek historis tersebut menjadi modal revitalisasi yang diselaraskan dengan aspek lingkungan dan nilai-nilai kearifan lokal.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin tiba di Pasar Pariaman Sumbar

Ia menjelaskan revitalisasi yang dilakukan tidak saja dalam bentuk fisik, tapi juga manajemen, sosial, dan ekonomi sehingga Pasar Rakyat Pariaman mampu bersaing dengan pasar-pasar lain.

"Pasar Pariaman harus sehat, bersih, aman, dan tertata agar mampu bersaing dengan pasar-pasar lain," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah dan pengelola pasar dapat merevitalisasi manajemen dalam tata niaga dan pelayanan pasar.

"Ini bermuara pada revitalisasi ekonomi untuk meningkatkan pendapatan para pedagang," ujarnya.

Ia menambahkan revitalisasi budaya juga perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan pasar yang berdampak positif serta meningkatkan dinamika dan kehidupan sosial masyarakat.

Baca juga: Diresmikan akhir Maret, Wali Kota: Pasar Pariaman tunjang pariwisata

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan Pasar Pariaman dibangun pada 1980-an namun mengalami kerusakan akibat gempa pada 2009 dan tidak pernah diperbaiki.

"Melihat kondisi keuangan daerah, kami mengusulkan kepada Presiden untuk membantu pembangunan pasar ini (kembali)," kata dia.

Ia menyampaikan pasar tersebut dibangun kembali oleh pemerintah pusat pada akhir 2019 dengan dana hampir Rp100 miliar dan sekarang pembangunannya telah selesai.

Pasar tersebut dibangun dengan konsep ramah lingkungan atau green building sehingga hemat energi dan ramah terhadap gempa serta dilengkapi shelter tsunami.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres: Perpres Nomor 7 minimalkan potensi ekstremisme

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar