Dinkes Jakarta Utara siagakan personel bantu belajar tatap muka

Dinkes Jakarta Utara siagakan personel bantu belajar tatap muka

Guru beserta orang tua murid mengikuti simulasi sekolah campuran tatap muka dan daring (hybrid) di SMP 255, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

ada satu tim terdiri dari dokter, perawat dan pengemudi serta mobil ambulans siaga
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jakarta Utara (Jakut) menyiagakan personel untuk membantu proses uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah Jakarta Utara, Rabu (7/4).

"(Personel yang turun) dari Puskesmas ada satu tim terdiri dari dokter, perawat dan pengemudi serta mobil ambulans siaga," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Yudi Dimyati, di Jakarta, Selasa.

Yudi juga menyampaikan bahwa ada tugas dan wewenang dinas kesehatan provinsi atau kabupaten/kota dalam persiapan pembukaan sekolah tatap muka.

Tugas dan wewenang itu yakni memastikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat melakukan pengawasan dan pembinaan mengenai pencegahan dan pengendalian Covid-19 kepada satuan pendidikan di wilayah kerjanya.

Yudi mengatakan Sudinkes Jakarta Utara siap menjalankan tugas dan wewenang tersebut demi menyukseskan kembali kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah saat pandemi COVID-19.

Baca juga: Enam sekolah di Jakarta Utara uji coba belajar tatap muka

"Sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri. (Tugas tersebut) kami akan jalankan," kata Yudi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam keterangan persnya yang disampaikan secara daring, Selasa (30/03), mengatakan melalui SKB Empat Menteri itu, pemerintah mendorong akselerasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu juga dilakukan sejalan dengan akselerasi pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

Hingga saat ini, vaksinasi bagi tenaga pendidik juga sudah berjalan di Jakarta Utara sejak Senin (29/3).

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah Dua Kota Jakarta Utara Purwanto mengatakan, 8.693 tenaga pendidik asal Kecamatan Cilincing, Koja dan Kelapa Gading ditargetkan menerima vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Ini yang harus diperhatikan orang tua menyambut belajar tatap muka

Mereka merupakan tenaga pendidik baik negeri maupun swasta mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau sederajat.

"Vaksinasi bagi tenaga pendidik ini terdiri dari guru, tenaga tata usaha, hingga pengurus sekolah. Sudah dimulai," kata Purwanto di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (29/3).

Bagi tenaga pendidik di wilayah tugasnya, vaksinasi digelar di SMK Yakobus, SMP Negeri 270, Klinik Kinase, Mall Kelapa Gading (MKG), dan Mall Of Indonesia (MOI).

Vaksinasi ini ditargetkan rampung pada akhir April 2021.

"Vaksinasi bagi tenaga pendidik ini sebagai upaya kembalinya sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru sekitar Juli 2021," jelasnya.

Baca juga: Siswa lebih senang belajar tatap muka

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah Satu Kota Administrasi Jakarta Utara Sri Rahayu Asih Subekti menerangkan, ada 1.204 guru sekolah negeri di wilayah kecamatan Tanjung Priok dan Pademangan yang telah dijadwalkan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Artha Graha hingga akhir Maret 2021.

Menyusul vaksinasi itu, selanjutnya dijadwalkan pula vaksinasi bagi tenaga pendidik sekolah negeri dari Kecamatan Penjaringan.

"Semua jenjang pendidikan baik negeri maupun swasta akan dijadwalkan secara bertahap untuk mendapatkan vaksinasi," tutupnya.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Vaksinasi guru rendah, SMA di Sulteng tunda belajar tatap muka

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar