Eden Farm gandeng emiten perbenihan BISI tingkatkan kapasitas pasokan

Eden Farm gandeng emiten perbenihan BISI tingkatkan kapasitas pasokan

Eden Farm menggandeng emiten produsen benih PT BISI International Tbk (BISI) untuk meningkatkan kapasitas pasokan perseroan. ANTARA/HO-Eden Farm/am.

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan produsen dan pemasok kebutuhan pangan untuk pengusaha kuliner PT Eden Pangan Indonesia (Eden Farm) menggandeng emiten produsen benih PT BISI International Tbk (BISI) untuk meningkatkan kapasitas pasokan perseroan.

Pendiri dan CEO Eden Farm David Setyadi Gunawan mengatakan, BISI merupakan produsen benih terbaik di Indonesia yang memiliki kemampuan memproduksi benih sayur yang baik secara konsisten, dan juga memiliki basis kelompok tani yang sangat besar dan tersebar secara strategis di seluruh Indonesia.

"Harapan kami dari kerjasama ini adalah Eden Farm bisa memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjaga kestabilan harga cabai di Indonesia. Selain itu, kami yakin kerjasama ini akan memberikan dampak yang sangat baik untuk kedua belah pihak dan akan membantu banyak petani di nusantara," ujar David di Jakarta, Selasa.

Baca juga: PT Pertani dipercaya pasok benih bagi 380 ribu hektare sawah

PT BISI International Tbk merupakan produsen benih hibrida di Indonesia yang didirikan oleh Charoen Pokphand Group pada 1983. BISI sudah berpengalaman selama 38 tahun sebagai produsen benih hibrida jagung, padi, dan hortikultura (sayuran, buah-buahan, dan bunga).

Kedua belah pihak telah bersepakat untuk bekerjasama hingga lima tahun ke depan. Terkait kesepakatan tersebut, Eden Farm selaku pihak pertama akan menyediakan dan mengelola lahan seluas 12.000 hektar bersama mitra petani di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Lahan itu nantinya akan dikelola untuk penanaman cabai, baik cabai rawit, cabai keriting maupun cabai besar.

Sementara BISI sebagai pihak kedua akan memberikan dukungan berupa pengadaan benih cabai hibrida, antara lain satu ton benih cabai rawit hibrida “Bhaskara”, 1,8 ton benih cabai keriting hibrida “Rimbun-3”, dan 1,8 ton benih cabai besar hibrida “Arimbi-85”. Adapun bantuan lainnya berupa pengadaan benih tanaman pangan dan tanaman hortikultura, pestisida, pupuk, maupun produk agrochemical pendukung lainnya.

Baca juga: Indonesia perlu riset kajian stok benih lobster, ini alasannya

Kerjasama tersebut diperkirakan mampu menghasilkan 186.000 ton produksi cabai keriting, cabai rawit dan cabai besar per-tahunnya. Melalui penambahan kapasitas pasokan yang diperoleh dari kerja sama itu dan model "farm to kitchen" yang digunakan oleh Eden Farm untuk mendistribusikan produk-produk pertanian berkualitas dengan harga terjangkau, diyakini dapat memperluas jangkauan Eden Farm ke seluruh usaha kuliner di Indonesia.

"Kerjasama di antara kedua belah pihak ini diharapkan akan semakin memajukan pertanian Indonesia pada umumnya, dan bisa memberikan dukungan yang lebih nyata kepada para petani di Indonesia, terutama petani cabai yang nantinya akan menjadi mitra. Di samping itu, kerjasama ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan nyata BISI terhadap pengembangan startup Indonesia," ujar Presiden Direktur PT BISI International Jemmy Eka Putra.

Selain itu, BISI bersama Eden Farm juga memberikan bimbingan teknis kepada para mitra petani dengan prinsip pengelolaan tanaman terpadu dan memperhatikan prinsip keamanan lingkungan. Bimbingan itu diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani, serta membantu para petani untuk lebih meningkatkan produktivitasnya.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Penutupan perdagangan, ini capaian BEI sepanjang 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar