Pembebasan lahan MRT koridor Kota-Ancol Barat capai Rp1,5 triliun

Pembebasan lahan MRT koridor Kota-Ancol Barat capai Rp1,5 triliun

Deretan kereta MRT berada di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (3/4/2021). ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa.

kami proyeksikan sebesar itu untuk lebih kurang 19,6 hektare
Jakarta (ANTARA) - Anggaran untuk pembebasan lahan proyek pembangunan jalur Mass Rapid Transit (MRT) koridor Kota-Ancol Barat mencapai Rp1,5 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

"Jadi, total yang dibutuhkan kami proyeksikan sebesar itu untuk lebih kurang 19,6 hektare. Nominal kebutuhan perkiraan kami sementara sekitar Rp1,5 triliun," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, Syafrin menjelaskan akan ada panitia yang bertugas mempercepat pembebasan lahan, dengan begitu rencana tersebut dapat diselesaikan sesuai target yakni pada 2023.

"Kami harus melakukan rapat persiapan, koordinasi dengan pihak terkait sehingga keseluruhannya sesuai rencana, termasuk di dalamnya akan ada panitia yang nantinya dibentuk untuk melaksanakan pembebasan lahan. Memang target kami sampai 2023 secara keseluruhan lahan sudah selesai. Tentu akan menyesuaikan penganggaran. Untuk pembebasan lahan tuntas 2023," ucapnya.

Baca juga: DKI tambah anggaran pembelian lahan MRT

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan lokasi pembangunan jalur MRT koridor Kota-Ancol Barat, menindaklanjuti proses pembangunan MRT fase II dari kawasan Bundaran HI-Ancol yang kembali dilanjutkan.

Penetapan lokasi ini tercantum dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 92 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Jalur Mass Rapid Transit Koridor Kota-Ancol Barat. Pengadaan tanah ini mulai dilakukan tahun ini hingga 2023.

"Pelaksanaan pengadaan tanah ini direncanakan pada 2021 sampai dengan 2023. Sedangkan, untuk pembangunan fisiknya rencananya akan dilakukan pada 2023 atau setelah pengadaan tanah selesai," kata Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo melalui keterangan tertulis, Selasa (30/3).

Adapun lokasi pengadaan tanah untuk pembangunan jalur MRT fase II Koridor Kota-Ancol Barat antara lain:
1. Stasiun Mangga Dua, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat;
2. Stasiun Ancol Marina, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara;
3. Stasiun Ancol Barat, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Baca juga: Pembebasan lahan Depo MRT di Ancol akan mulai dilakukan tahun 2021

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar