Warga Kepulauan Seribu dapat sosialisasi berlangganan air bersih

Warga Kepulauan Seribu dapat sosialisasi berlangganan air bersih

Warga Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mendapat sosialisasi tarif dan cara berlangganan air bersih hasil Instalasi Pengolahan Air (IPA) PD PAM Jaya di Ruang Pola Lantai II, kantor kelurahan setempat, pada Rabu (7/4/2021). ANTARA/HO-Humas Kelurahan Pulau Harapan/am.

Pada pemakaian 0-3 meter kubik pertama itu Rp32 ribu dan selanjutnya 3-10 meter kubik berjalan Rp35 ribu per meter kubik
Jakarta (ANTARA) - Warga Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mendapat sosialisasi tarif dan cara berlangganan air bersih dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) PD PAM Jaya di Ruang Pola Lantai II, kantor kelurahan setempat.

Sekretaris Kelurahan Pulau Harapan Irfan Damanhuri mengatakan sosialisasi tarif dan cara berlangganan air bersih itu disambut antusias warga karena air bersih sangat dibutuhkan dan diharapkan oleh masyarakat.

Baca juga: Kepulauan Seribu sukses tekan kasus positif COVID-19 hingga nihil

"Warga sangat antusias dengan sosialisasi tersebut. Semoga ketersediaan air bersih ini dapat memenuhi kebutuhan warga," ujar Irfan di Kepulauan Seribu, Rabu (7/4).

Menurut dia, wilayah Kelurahan Pulau Harapan itu memiliki 575 Kepala Keluarga, namun yang tersambung koneksi perpipaan dengan saluran air dari IPA berteknologi pemurnian balik air laut atau Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) itu masih sebanyak 449 rumah.

Baca juga: Pemkab Kepulauan Seribu bangun jalur sepeda lingkar Pulau Pramuka

"Warga akan mulai diberlakukan pemakaian pada bulan Mei nanti, dan penagihan pembayarannya yaitu Juni 2021 mendatang," kata Irfan.

Manajer Humas PD PAM JAYA Linda Nurhandayani mengatakan sosialisasi tersebut selain di Pulau Harapan akan berlangsung di Pulau Kelapa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang.

IPA SWRO dibangun oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan kini operasionalisasi dijalankan oleh PD PAM JAYA.

Baca juga: Kepulauan Seribu gunakan lampu jalan hemat energi

Ia menambahkan, serah terima kelola IPA SWRO sudah dilakukan pada 22 Maret 2021 lalu, antara Dinas SDA dan PD PAM Jaya.

"Sosialisasi ini meliputi tata cara berlangganan meliputi hak dan kewajiban pelanggan, tarif air, pencatatan meter air, sanksi dan denda," kata Linda.

Untuk penggunaan tarif air di wilayah Kepulauan Seribu mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2018 pada tarif golongan V khusus yaitu Rp32 ribu.

"Pada pemakaian 0-3 meter kubik pertama itu Rp32 ribu dan selanjutnya 3-10 meter kubik berjalan Rp35 ribu per meter kubik," kata Linda pula.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tim gabungan Polri cari korban dan puing pesawat Sriwijaya Air

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar