Pertamina berupaya genjot TKDN sektor hulu migas

Pertamina berupaya genjot TKDN sektor hulu migas

Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai. (ANTARA/HO-Pertamina)

Pertamina juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kapasitas nasional dan multiplier effect bagi keseluruhan industri dalam negeri
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Upstream Pertamina berkomitmen untuk mendorong penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada sektor hulu industri minyak dan gas bumi (migas).

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Whisnu Bahriansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan hingga akhir tahun 2020 realisasi TKDN mencapai 59,65 persen atau lebih tinggi dari target yang telah ditentukan oleh pemerintah maupun Pertamina Holding.

“Selain fokus pada upaya menjaga aktivitas produksi melalui program eksplorasi dan pengembangan, kami juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri guna mendukung kinerja perusahaan,’’ katanya.

Capaian TKDN tersebut terdiri dari TKDN Barang sebesar 29,70 persen dan TKDN Jasa sebesar 69,28 persen. Perusahaan akan terus meningkatkan angka itu untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.

Baca juga: Anggota DPR dukung sinergi Pertamina tingkatkan TKDN

Tantangan berat pandemi COVID-19, lanjut Whisnu, memukul industri migas yang menyebabkan pelemahan demand, oversupply, penurunan harga, dan fluktuasi nilai tukar mata uang sehingga mempengaruhi kegiatan operasi perusahaan.

Meski berada di tengah kondisi triple shock, perusahaan tetap bisa menjaga produksi dan lifting migas, melanjutkan eksplorasi, pengembangan, serta inovasi-inovasi demi stabilitas bisnis perusahaan.

"Pertamina juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kapasitas nasional dan multiplier effect bagi keseluruhan industri dalam negeri," kata Whisnu.

Dalam mendukung komitmen tersebut, perusahaan memiliki program rutin, di antaranya pelaksanaan verifikasi TKDN dan pengajuan tanda sah ke Ditjen Migas sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 tahun 2013, serta coaching clinic tata cara perhitungan TKDN.

Baca juga: Surveyor Indonesia- Pertamina sinergi genjot TKDN proyek migas


 

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Aplikasi Si Melon Ijo untuk awasi distribusi elpiji 3 Kg

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar