Waskita Karya optimistis divestasi ruas-ruas tolnya dapat terlaksana

Waskita Karya optimistis divestasi ruas-ruas tolnya dapat terlaksana

Ilustrasi - Proyek turnkey jalan tol yang telah dikerjakan oleh Waskita Karya. ANTARA/HO-Dokumentasi Waskita Karya.

Tahun ini Waskita Karya merencanakan ada 9 ruas tol yang disiapkan untuk divestasi
Jakarta (ANTARA) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. optimistis divestasi terhadap sejumlah ruas tolnya dapat terlaksana sehingga mampu mengurangi beban hutang BUMN karya tersebut.

"Kami optimistis bahwa divestasi ruas tol tersebut dapat terlaksana, dan setelah satu ruas tol telah terealisasi ternyata investor banyak sekali yang ingin mengakuisisi ruas-ruas tol Waskita Karya," ujar Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono dalam seminar daring di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pihaknya cukup kewalahan untuk menampung antusiasme investor tersebut, namun Waskita Karya sangat senang dengan semakin banyaknya investor yang berminat. Ini berarti peluang waskita Karya untuk melakukan divestasi ruas-ruas tol terbuka.

Tahun ini Waskita Karya merencanakan ada 9 ruas tol yang disiapkan untuk divestasi. Satu ruas tol sudah deal dan sudah dieksekusi oleh Waskita Karya.

Kemudian satu ruas lainnya dalam proses, sedangkan tiga ruas tol dilakukan divestasi dengan pola share swap.

"Masih ada lima ruas tol dan ini kami targetkan bisa terlaksana, apalagi tahun 2021 ini sovereign wealth fund Indonesia (INA) telah berfungsi dan beberapa ruas sudah kami bahas untuk diakuisisi oleh INA," kata Destiawan.

Dia mengatakan upaya divestasi ini akan membantu mempercepat, dan kalau itu terjadi maka upaya tersebut bisa mengurangi beban hutang Waskita Karya.

Dalam paparannya, Dirut Waskita Karya itu memaparkan strategi divestasi tahun ini di mana Waskita Karya melakukan proses penawaran terbuka untuk menarik minat investor lama dan baru.

Kemudian memberikan izin investor baru mengambil sebagian dari pembangunan jalan tol dengan imbalan hak pengusahaan dengan pembatasan waktu.

Strategi berikutnya adalah kesepakatan pertukaran saham non tunai dengan pemegang saham Waskita Tol Road yang ada. Terakhir menerbitkan instrumen ekuitas seperti reksa dana penyertaan terbatas ekuitas danareksa (RDPT) sebagai alternatif bagi investor.

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga memaparkan sembilan ruas tol yang akan didivestasikan atau pelepasan saham kepada pihak swasta pada tahun ini.

Sembilan ruas tol yang akan didivestasikan BUMN PT Waskita Karya kepada pihak swasta yakni ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Cibitung-Cilincing, Cinere-Serpong, ruas tol Bogor-Ciawi-Sukabumi. Kemudian ruas tol Depok-Antasari, ruas tol Pemalang-Batang, ruas tol Batang- Semarang, dan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar.

Porsi kepemilikan saham Waskita Karya di sembilan tol yang akan didivestasi tersebut berkisar mulai 25 persen sampai dengan 99,9 persen.

Baca juga: Waskita optimistis bisnis konstruksi 2021 profitable
Baca juga: Waskita terapkan teknologi BIM di jalur dwi ganda Manggarai-Jatinegara
Baca juga: Lakukan transformasi bisnis, Waskita optimistis kinerja 2021 membaik

 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Waskita Karya jual saham tol di Sumut ke investor Hong Kong Rp824 miliar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar