Bulu tangkis

PBSI terapkan prokes ketat jelang pelantikan pengurus 2020-2024

PBSI terapkan prokes ketat jelang pelantikan pengurus 2020-2024

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akan menerapkan protokol kesehatan ketat pada agenda Pelantikan Pengurus Pusat PBSI periode 2020-2024 yang akan berlangsung di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jumat.

Menurut Kepala Bidang Humas dan Media PBSI Broto Happy, acara pelantikan akan menerapkan standar protokol kesehatan seperti pembatasan jumlah peserta, saling menjaga jarak, hingga dilakukan uji usap PCR kepada seluruh peserta yang hadir mulai dari panitia, anggota pengurus, tamu undangan, hingga awak media.

"Prokes wajib diterapkan dan semua harus mengikuti aturan yang sudah diberikan. Untuk peserta dibatasi hanya sekitar 60-an orang, termasuk dewan pengawas, penasihat, dan panitia. Awak media juga dibatasi," Kata Broto saat ditemui di Jakarta, Kamis.

Baca juga: PBSI rangkul Kapolda hingga Kabareskrim jadi pengurus baru 2020-2024

Dalam agenda yang berlangsung di salah satu hotel di kawasan PIK itu, diperkirakan total yang akan hadir secara langsung di lokasi sekitar 100 orang. Panitia juga telah menyewa aula pertemuan besar untuk menghindari kontak peserta dalam jarak dekat.

"Bagi media yang tidak bisa hadir ke lokasi akan kami fasilitasi dengan tayangan 'streaming' langsung selama acara dan konferensi pers. Ini terpaksa kami lakukan untuk mematuhi protokol kesehatan, namun di sisi lain informasi tetap bisa diteruskan ke rekan media," Broto mengungkapkan.

Kegiatan tersebut turut mengundang Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua Umum Komite Olimpiade Nasional (NOC) Raja Sapta Oktohari, dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali yang masing-masing akan memberikan kalimat sambutan.

Baca juga: Rionny Mainaky resmi urusi pembinaan prestasi bulu tangkis nasional

"Untuk KONI dan KOI sudah mengonfirmasi kehadirannya, tapi sampai sore ini kami masih menunggu kepastian dari Menpora apakah bisa hadir atau tidak di pelantikan besok," tutur Broto.

Selain melantik pengurus baru, acara besar PP PBSI ini juga akan membahas beragam hal terkait kinerja induk organisasi cabang olahraga bulu tangkis di Indonesia ini.

Pembahasannya antara lain persiapan timnas menuju Olimpiade Tokyo 2020, rapat pleno, serta yang terpenting ialah pemaparan capaian kinerja dan prestasi dari Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi.

Baca juga: Rionny dukung wacana perubahan format skor bulu tangkis

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden BWF resmi minta maaf terkait insiden All England 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar