WHO: Vaksin COVAX sudah mendarat di lebih 100 negara

WHO: Vaksin COVAX sudah mendarat di lebih 100 negara

Karyawan memeriksa "envirotainer" berisi vaksin COVID-19 AstraZeneca saat tiba di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (8/3/2021) malam. Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca bagian awal dari batch pertama skema kerja sama global untuk vaksin dan imunisasi (GAVI) COVAX Facility tiba di Bio Farma yang selanjutnya akan diproses dan didistribusikan guna mempercepat target vaksinasi yang merata ke seluruh penduduk Indonesia. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)

Jenewa (ANTARA) - Fasilitas vaksin COVAX sudah menyerahkan hampir 38,4 juta dosis vaksin COVID-19 ke 100 negara lebih dan negara di seluruh enam benua hingga Kamis, enam pekan setelah mulai dibagikan, menurut sebuah pernyataan.

Aliansi vaksin GAVI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan meski mengalami pengurangan pasokan pada Maret dan April, serta permintaan yang lebih tinggi di India, di mana sebagian besar suntikan utamanya AstraZeneca diproduksi, pihaknya berharap dapat mengirimkan dosis vaksin ke seluruh negara.

Negara-negara itu telah mengajukan permintaan dosis vaksin pada paruh pertama 2021.

"Menurut estimasi pasokan terbaru, COVAX berharap dapat mengirim sedikitnya 2 miliar dosis vaksin pada 2021," katanya. Portofolionya, yang saat ini bergantung pada suntikan AstraZeneca dan Pfizer-BioNTech, akan dilakukan diversifikasi.
Baca juga: Menlu RI: COVAX telah distribusikan vaksin untuk 46 negara
Baca juga: COVAX harapkan India kembali kirimkan vaksin AstraZeneca pada Mei


Sumber: Reuters
 

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ke Swiss, Menlu sampaikan ketertarikan Indonesia gabung COVAX AMC

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar