SMKN 2 Jakarta perketat prokes sekolah tatap muka

SMKN 2 Jakarta perketat prokes sekolah tatap muka

Petugas cek suhu siswa sebelum memasuki area sekolah di SMKN 2 Jakarta, Jumat. ANTARA/Mentari Dwi.

Kami menyiapkan ruang ganti baju untuk siswa
Jakarta (ANTARA) - SMKN 2 Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat memperketat protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 untuk uji coba pembelajaran tatap muka yang dimulai sejak 7 April hingga 29 April 2021.

Kepala Sekolah SMKN 2 Jakarta Murni Astuti mengatakan pihaknya menyiapkan ruang ganti baju bagi siswa yang berangkat dari rumah menggunakan transportasi umum menuju sekolah.

"Kami menyiapkan ruang ganti baju untuk siswa. Jadi siswa yang berangkat menggunakan kereta dan bus umum, diharuskan memakai baju bebas, kemudian ganti dengan baju seragam di sekolah," kata Murni kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Murni mengatakan seluruh ruangan kelas dan laboratorium yang digunakan siswa, serta seluruh lorong sekolah telah disemprot disinfektan pada Kamis (8/4).

Setelah dilakukan evaluasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, SMKN 2 Jakarta pun menerapkan aturan agar siswa yang menggunakan transportasi umum, dapat memakai baju bebas (kasual) sebelum memasuki kelas.

Baca juga: Siswa SD dilarang keluar kelas selama uji coba tatap muka

Salah satu siswa SMKN 2 Jakarta, Khansa (17) dari kelas Bisnis Daring dan Pemasaran, mengatakan ia berangkat ke sekolah menggunakan bus TransJakarta jurusan PGC-Harmoni. Ia turun di Halte Gambir, kemudian berjalan kaki menuju sekolah.

"Jadi, tadi dari rumah pakai baju bebas, saya bawa dua paper bag untuk taruh baju kotor yang tadi dipakai dari rumah. Lalu di sekolah ganti baju seragam," kata Khansa.

Ada pun SMKN 2 Jakarta menyiapkan dua ruang ganti baju, untuk laki-laki dan perempuan. Sementara itu, siswa yang diantar menggunakan kendaraan pribadi, tidak diwajibkan untuk memakai baju bebas sebelum masuk kelas.

SMKN 2 Jakarta menerapkan pembelajaran tatap muka pada Senin, Rabu dan Jumat, sedangkan pada Selasa, Kamis dan Sabtu-Minggu dilakukan penyemprotan disinfektan.

Ada pun jumlah siswa yang mengikuti belajar tatap muka di SMKN 2 Jakarta, yakni 45 orang yang terbagi di lima kelas atau 9 siswa di setiap kelas.

Baca juga: Riza minta siswa diberi pemahaman agar tak nongkrong setelah sekolah

Kelima kelas yang ditujukan untuk belajar tatap muka, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Bisnis Daring dan Pemasaran, Multimedia, Rekayasa Perangkat Lunak dan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pakar sebut dampak negatif sekolah daring berkepanjangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar