PLN sebar 560 personel percepat pemulihan listrik di NTT

PLN sebar 560 personel percepat pemulihan listrik di NTT

Sejumlah petugas PLN mengangkat tiang listrik saat bekerja melakukan pemulihan listrik di NTT akibat badai siklon tropis Seroja, Kamis (8/4/2021). ANTARA/HO-Humas PLN UIW NTT/am.

..baru kali ini dalam sejarah PLN NTT mengalami kerusakan infrastruktur kelistrikan yang sangat masif dan parah.
Kupang (ANTARA) - General Manager (Persero) PT PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko mengatakan sebanyak 560 personel disebar dan terus bergerak melakukan pemulihan listrik pascabencana badai bibit siklon tropis Seroja.

"PLN telah mengerahkan 560 personel baik dari unit di NTT maupun dari luar, saat ini semua terus bergerak di lapangan melakukan percepatan pemulihan kelistrikan," kata Agustinus Jatmiko di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan langkah percepatan PLN memulihkan pasokan listrik yang rusak akibat badai siklon tropis Seroja yang melanda wilayah NTT pada 3-4 April 2021.

Ia menjelaskan pula bahwa PLN telah mengerahkan personel dari luar NTT sebanyak 163 orang yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Baca juga: PLN Jatim kirim 40 relawan untuk pemulihan listrik di NTT
Baca juga: PLN NTB kirim personel ke NTT percepat pemulihan listrik


Agustinus mengatakan dukungan personel dari luar sangat membantu percepatan pemulihan kerusakan listrik seperti kemajuan perbaikan gardu listrik yang terus bertambah hingga tercatat mencapai 1.398 unit gardu yang berhasil diperbaki per Jumat (9/4) ini.

"Dengan perbaikan gardu maka saat ini sudah 221.761 pelanggan listrik dapat kembali menikmati listrik," katanya.

Agustinus mengatakan pekerjaan pemulihan listrik terus dilakukan selama 24 jam dengan sistem pertukaran jadwal atau sif.
Baca juga: Wali Kota Kupang harap jaringan listrik segera normal kembali

Proses penormalam listrik di NTT, lanjutnya, memang membutuhkan waktu karena dampak kerusakan akibat badai Seroja cukup besar baik kerusakan gardu, tiang listrik yang roboh, putusnya kabel listrik jaringan, kerusakan pembangkit, dan sebagainya.

"Memang baru kali ini dalam sejarah PLN NTT mengalami kerusakan infrastruktur kelistrikan yang sangat masif dan parah," katanya.

Agustinus memastikan pihaknya tetap mengupayakan percepatan pemulihan listrik di seluruh wilayah yang terdampak agar masyarakat bisa kembali menikmati listrik PLN.

Baca juga: Listrik rumah sakit di Kupang telah menyala
Baca juga: PLN perkirakan pemulihan listrik di Kupang berlangsung sebulan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

NTT jadi fokus sasaran pengembangan digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar