TNI AL patroli pastikan perairan Raja Ampat aman bagi wisatawan

TNI AL patroli pastikan perairan Raja Ampat aman bagi wisatawan

Suasana perairan Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat, Sabtu (10/4). ANTARA/ Ernes Broning Kakisina.

Sorong (ANTARA) - TNI Angkatan Laut Komando Armada III melakukan patroli keamanan laut di perairan Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat guna memberikan rasa aman bagi transformasi dan aktivitas wisata di perairan setempat.

Kepala Staf Komando Armada III, Laksamana Pertama TNI Maman Firmansyah di Sorong, Sabtu, mengatakan bahwa satuan operasi Koarmada III senantiasa hadir di laut melaksanakan patroli keamanan laut sehari-hari sepanjang tahun di perairan Raja Ampat.

Baca juga: Kapal kandas di Raja Ampat, KKP selidiki kerusakan terumbu karang

Dia mengatakan kepulauan Raja Ampat yang terletak di Provinsi Papua Barat menjadi salah satu destinasi unggulan bagi pariwisata maritim Indonesia.

Selain itu, kata dia, Raja Ampat berada pada wilayah kerja Komando Armada III, sehingga keamanan dan kenyamanan aktivitas wisatawan di destinasi wisata dunia tersebut menjadi prioritas.

"Sejauh ini belum terlihat adanya kerusakan terumbu karang yang signifikan. Dengan demikian, menjadi tanggung jawab bersama menjaga kelestariannya," katanya.

Ia mengatakan Komando Armada III juga terus melaksanakan komunikasi sosial dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat sekitar agar menghindari menggunakan bom ikan yang dapat merusak ekosistem perairan Raja Ampat.

Baca juga: Pemkab Raja Ampat survei kepuasan kunjungan wisatawan secara online

Baca juga: Ketua DPD RI minta kearifan lokal Raja Ampat dijaga


Ia menjelaskan bahwa pihaknya senantiasa memberikan pemahaman kepada masyarakat Raja Ampat bahwa kerusakan terumbu karang membutuhkan waktu yang panjang, bahkan puluhan tahun untuk pemulihan.

Sehingga, tidak menangkap ikan dengan menggunakan bom yang dapat merusak ekosistem yang tentunya berdampak pada pariwisata setempat.

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemendagri sebut 3 hal hambat pembangunan wilayah Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar