Iran laporkan insiden listrik di lokasi nuklir Natanz, tak ada korban

Iran laporkan insiden listrik di lokasi nuklir Natanz, tak ada korban

Foto dokumentasi - Sebuah bangunan yang rusak setelah kebakaran di Fasilitas Nuklir Natanz Iran, di Isfahan, Iran, 2 Juli 2020. ANTARA/REUTERS/Atomic Energy Organization of Iran/WANA/aa.

Insiden itu tidak menimbulkan korban atau kontaminasi
Dubai (ANTARA) - Masalah dengan jaringan distribusi listrik fasilitas nuklir Natanz Iran menyebabkan insiden di situs itu pada Minggu, sehari setelah Teheran meluncurkan sentrifugal pengayaan uranium canggih baru di situs tersebut, Iranian Press TV melaporkan

Fasilitas Natanz, yang terletak di gurun di provinsi tengah Isfahan, adalah pusat dari program pengayaan uranium Iran dan dipantau oleh inspektur Badan Energi Atom Internasional, pengawas nuklir PBB.

"Insiden itu tidak menimbulkan korban atau kontaminasi," kata juru bicara Organisasi Energi Atom Iran Behrouz Kamalvandi, seraya menambahkan bahwa "listrik terpengaruh di fasilitas Natanz".

Penyebabnya sedang diselidiki, kata Kamalvandi kepada kantor berita semi-resmi Iran Fars.

Seorang juru bicara pengawas nuklir PBB mengatakan melalui email: "Kami mengetahui laporan media. Kami tidak memiliki komentar pada tahap ini."

Pada Juli tahun lalu, kebakaran terjadi di fasilitas Natanz, yang menurut pemerintah merupakan upaya untuk menyabotase program nuklir Iran. Pada 2010, virus komputer Stuxnet, yang diyakini secara luas dikembangkan oleh Amerika Serikat dan Israel, ditemukan setelah digunakan untuk menyerang Natanz.

Teheran dan Washington telah mencoba menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan negara-negara besar setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengabaikannya tiga tahun lalu. Trump menerapkan kembali sanksi yang telah dicabut terhadap Republik Islam tersebut, dan membawa lebih banyak lagi sanksi.

Sebagai reaksi terhadap sanksi AS, Iran melanggar banyak batasan yang diberlakukan oleh perjanjian tersebut. Kedua negara memberikan sikap keras pada pembicaraan tidak langsung di Wina pekan lalu tentang bagaimana mengembalikan keduanya ke kepatuhan penuh pada kesepakatan tersebut.

Presiden Hassan Rouhani menegaskan kembali komitmen Iran terhadap nonproliferasi nuklir pada Sabtu (10/4) saat mengawasi peluncuran sentrifugal canggih di pabrik Natanz untuk menandai Hari Teknologi Nuklir Nasional negara itu.

Sumber: Reuters

Baca juga: Iran sebut sabotase penyebab kebakaran fasilitas nuklir Natanz

Baca juga: Israel bilang "tak mesti" di balik semua insiden situs nuklir Iran

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Semarak peringatan Revolusi Islam di Teheran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar