Kemarin, penggrebekan kampung narkoba hingga evakuasi warga Beoga

Kemarin, penggrebekan kampung narkoba hingga evakuasi warga Beoga

Gedung KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita hukum pada Minggu (11/4) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, penggrebekan kampung narkoba di Pelambang hingga rencana evakuasi warga di Beoga, Papua.

Klik di sini untuk membaca berita selengkapnya

1. Tim gabungan kepolisian gerebek kampung narkoba di Palembang
Tim gabungan polisi menangkap 59 pria dan enam wanita serta menyita berbagai barang bukti dalam penggerebekan di kawasan Tangga Buntung Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, yang dikenal sebagai kampung narkoba.

Penggerebekan yang dipimpin Kepala Polrestabes Palembang, Komisaris Besar Polisi Irvan Prawira Satyaputra, menerjunkan 150 personil gabungan Polda, Brimob, Polairud dan Polres pada Minggu pagi dengan menyasar berbagai lorong di kawasan itu.

Selengkapnya di sini

2. Kepala Polda Papua akan kerahkan helikopter evakuasi warga dari Beoga
Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Mathius Fakhiri, akan mengerahkan helikopter TNI-polisi untuk mengevakuasi warga dari Beoga, Kabupaten Puncak, ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

"Memang ada rencana warga akan dievakuasi dari Beoga guna menghindari terjadinya aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB)," kata dia, di Jayapura, Minggu.

Selengkapnya di sini

3. Pegawainya mencuri, DPR minta KPK evaluasi sistem pengawasan
Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh, meminta KPK mengevaluasi sistem pengawasan dan prosedur operasional kerjanya.

Ia mengatakan hal itu dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu, menanggapi pegawai KPK berinisiap IGA yang diduga mencuri barang bukti 1,9 kilogram emas.

Selengkapnya di sini

4. Pakar hukum: Satgas Hak Tagih BLBI perlu paparkan target kerja
Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, Bivitri Susanti, memandang perlu Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia memaparkan target kerja kepada publik.

"Publik perlu mengetahui timeline kerja tim satgas, lalu siapa targetnya: si A, B, C. Ini loh target kami untuk sekian triliun dan kapan, jadi dibuka ke publik agar publik dapat mengontrol," kata dia, dalam diskusi publik daring "Menyoal Langkah KPK Menghentikan Penyidikan Perkara BLBI" di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini

5. Kapolri naikkan pangkat anggota polisi tewas tenggelam kejar penjahat
Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menaikkan pangkat polisi anggota Polda Kalimantan Selatan yang tewas tenggelam ketika mengejar seorang penjahat.

"Almarhum Mashudin mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa anumerta dari Bripka ke Aipda berdasarkan surat telegram Kapolri yang terbit hari ini," kata Kepala Polresta Banjarmasin, Komisaris Besar Polisi Rachmat Hendrawan, di Banjarmasin, Minggu.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tinjau Bandara Soetta, Kapolri & Ketua DPR minta awasi warga dari luar negeri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar