BMKG pantau hilal di Taman Impian Jaya Ancol

BMKG pantau hilal di Taman Impian Jaya Ancol

Tim Pemantau Hilal Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/4/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan rukyat hilal Ramadhan 1442 Hijriyah di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin petang.

Kepala Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Hendra Suwarta Suprihatin mengatakan belasan personel tim pemantau hilal BMKG ada di lokasi guna melakukan proses rukyat hilal tersebut.

“Di Pusat cuma di sini (Ancol) saja, selain itu kita juga ada 28 lokasi di seluruh Indonesia,” kata Hendra saat ditemui ANTARA di Jakarta.

Sebagian personel tim pemantau hilal menyiapkan lensa teleskop komputeris jenis Vixen VC dengan diameter 200 milimeter bukaan lensa Sphinx SXD di dermaga Ancol. Personel lain membantu menyiapkan aplikasi pemantau citra astronomi (Astro Photography Tool) di laptop.
Tim Pemantau Hilal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/4/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

Kemudian untuk "live streaming" menggunakan OBS Studio yang dapat dilihat di situs bmkg.go.id/hilal.

Semua personel menggunakan masker dan menjaga jarak sesuai protokol pencegahan penyebaran COVID-19.

Teleskop kemudian siap digunakan memantau matahari sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian pemantauan terus dilakukan hingga matahari terbenam sampai 17 menit hingga muncul bulan baru.

Baca juga: BMKG: Konjungsi awal Ramadhan terjadi pada 12 April
Baca juga: BMKG amati hilal Ramadhan di 29 titik
Tim Pemantau Hilal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/4/2021). (ANTARA/ Abdu Faisal)

"Hilal baru terlihat sekitar pukul 17.52 dan bulan terbenam pukul 18.10 WIB. Kita hanya punya harapan 17 menit untuk melihat hilal," kata Subkoordinator Analisis Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Suaidi Ahad di lokasi.

Dalam pemantauan ini hadir pula Deputi Bidang Geofisika Muhammad Sadly, Subbkoordinator Pelayanan Informasi Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Himawan Widyanto beserta Tim Pemantau Hilal BMKG.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gempa magnitudo 6,1 Maluku Utara, tidak berpotensi tsunami

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar