192 peserta ikuti pelatihan teknisi alat berat di BLK Samarinda

192 peserta ikuti pelatihan teknisi alat berat di BLK Samarinda

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker RI Budi Hartawan didampingi Kadisnakertrans Kaltim H Suroto membuka pelatihan teknisi alat berat dan pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Samarinda, Kalimantan Timur. ANTARA/Arumanto/pri.

selamat atas bengkel kerja dan peralatan baru yang dimiliki BLK Samarinda
Samarinda (ANTARA) - Sebanyak 192 peserta mengikuti pelatihan teknisi alat berat dan pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

"Selamat mengikuti dan menjalani pelatihan. Termasuk selamat atas bengkel kerja dan peralatan baru yang dimiliki BLK Samarinda. Semoga apa yang dibangun saat ini mampu meningkatkan kualitas SDM Kaltim," kata Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker RI, Budi Hartawan saat membuka pelatihan di Samarinda, Selasa.

Budi Hartawan berharap melalui pelatihan ketrampilan seperti ini bisa membuka peluang kerja, khususnya di masa pandemi COVID-19.

Baca juga: Menaker harapkan BLK siapkan tenaga kerja sambut ibu kota

Kepala Disnakertrans Kaltim H Suroto mengatakan pelatihan ini sudah memasuki angkatan IV, dan bersamaan itu juga dilakukan peresmian bengkel kerja dan peralatan baru di BLK Samarinda.

Suroto mengatakan kegiatan ini bertujuan menyukseskan visi dan misi Gubernur Isran Noor dan Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi, yaitu berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.

Baca juga: Kemnaker salurkan bantuan logistik untuk korban banjir bandang NTT

"Ada 12 paket pelatihan yang diikuti seluruh peserta. Kita harapkan betul-betul mampu mencetak SDM berkualitas," jelasnya.

Adapun 12 paket pelatihan, terdiri mekanik alat berat, pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual, penggambaran bangunan dengan perangkat lunak, pengoperasian mesin produksi, plate welder GMAW 2G/PC (260 JP).

Selain itu, pelatihan teknisi perawatan AC residential tingkat 2, teknisi telepon selular perangkat keras, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, pemeliharaan berkala kendaraan ringan, pengoperasian mesin CNC dengan program CAM, servis sepeda motor injeksi dan penyediaan layanan makanan dan minuman/waiters.

Baca juga: BLK Kendari tampilkan 12 busana tenun Sultra di Muffest Yogyakarta

Sedangkan gedung dan peralatan baru BLK Samarinda diresmikan adalah bengkel kerja sepeda motor, bengkel kerja inspirasi dan alat berat.

"Pelatihan untuk kelas alat berat dilakasanakan selama tujuh bulan, sedangkan program pelatihan lainnya rata-rata dilaksanakan selama sebulan," kata Suroto.

Baca juga: Menaker: BLK Bantaeng telorkan 7.000 tenaga kompeten

Pewarta: Arumanto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar