Piala Liga Inggris

Penonton final Piala Liga Inggris harus tiga kali tes negatif COVID-19

Penonton final Piala Liga Inggris harus tiga kali tes negatif COVID-19

Ilustrasi - Pendukung Manchester City berkumpul di Plaza Mayor jelang pertandingan 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid, Rabu (26/2/2020). ANTARA FOTO/Reuters/PA Images/Nick Potts/pras.

Jakarta (ANTARA) - Suporter yang ingin menghadiri final Piala Liga Inggris pada 25 April antara Manchester City melawan Tottenham harus memberikan bukti negatif tes COVID-19 dalam waktu 24 jam sebelum pertandingan.

City dan Tottenham masing-masing akan diberikan 2.000 tiket untuk pertandingan di Wembley, yang digunakan sebagai ajang uji coba kembalinya penonton ke stadion.

Sebanyak 8.000 orang akan diizinkan untuk hadir dengan 50 persen tiket di antaranya akan diberikan kepada penduduk lokal di dekat Wembley dan staf layanan kesehatan nasional.

Namun, keputusan untuk tidak mengizinkan penggemar yang berusia di bawah 18 tahun untuk hadir dan mereka yang rentan terhadap virus corona atau hamil telah dicap sebagai "diskriminasi" oleh penggemar Tottenham.

Baca juga: Nemanja Matic anggap tanding tanpa penonton serasa sesi latihan
Baca juga: FA dan operator liga terus desak perizinan penonton ke stadion


"Kebijakan yang diadopsi untuk pertandingan ini adalah diskriminasi langsung terhadap banyak pendukung penyandang disabilitas," ujar SpursAbility, dikutip dari AFP, Selasa.

"Beberapa pendukung kami telah berada di rumah selama lebih dari 12 bulan dan telah melihat pertandingan ini sebagai kesempatan untuk kembali ke gaya hidup normal."

"Pertandingan itu memungkinkan hanya 8.000 penonton di stadion luar ruangan dengan kapasitas 90.000 -- kurang dari sembilan persen dari kapasitasnya. Namun ada pilihan untuk mengecualikan sekelompok kecil pendukung."

Untuk masuk ke Wembley, penggemar harus menjalani tes COVID-19 di lokasi yang ditentukan dalam 24 jam sebelum pertandingan dan memberikan bukti hasil negatif.

Mereka juga harus menjalani dua tes PCR. Satu sebelum berangkat ke pertandingan, dan satu lagi lima hari sebelumnya.

Baca juga: Bruno Fernandes sebut stadion nirpenonton bak jalanan tanpa mobil

Semifinal Piala FA antara Leicester dan Southampton pada Minggu akan disambut oleh 4.000 penonton di Wembley, ditambah dengan penduduk lokal dan tenaga kesehatan.

"Ini langkah pertama. Jika pemerintah mengatakan kami bisa melakukannya, itu kabar baik," kata manajer City Pep Guardiola tentang kembalinya suporter.

"Mudah-mudahan di masa depan akan kembali normal, tapi pada saat yang sama, (kita harus) mengikuti instruksi dari pemerintah dan ilmuwan."

Final Piala FA pada 15 Mei akan dihadiri 21.000 penonton.

UEFA telah mendapat izin dari pemerintah Inggris bahwa Wembley akan menjadi tuan rumah minimal kapasitas 25 persen (22.500) untuk tiga pertandingan grup Inggris ditambah pertandingan 16 besar Euro 2020.

Jumlah itu bisa meningkat pada saat semifinal dan final berlangsung di Wembley pada Juli.

Pekan lalu sejumlah badan olahraga terkemuka Inggris mendukung penggunaan skema "paspor vaksin" untuk memungkinkan kembalinya kapasitas penuh di stadion.

Baca juga: Hasenhuettl tak sabar pamerkan peningkatan Southampton ke suporter
Baca juga: Meski terbatas, UEFA pastikan Piala Super Eropa bisa dihadiri penonton
Baca juga: Delapan kota tuan rumah Euro 2020 perbolehkan kehadiran penonton

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar