Komisi I Tabalong soroti ratusan kasus positif COVID-19 tak terdata

Komisi I Tabalong soroti ratusan kasus positif COVID-19 tak terdata

. (ANTARA/Ist)

Banjarmasin (ANTARA) - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tabalong menyoroti ratusan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak terdata atau under reported akibat surveilans COVID-19 tidak berfungsi optimal.

Hal ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tabalong Rini Erwanti di Tanjung, Rabu, dalam rapat paripurna penyampaian catatan strategis atau rekomendasi LKPj Bupati Tabalong 2020.

"Ke depan petugas surveilans harus melakukan pelacakan bila ada laporan kasus positif COVID-19 dari rumah sakit yang memiliki PCR agar dapat memutus rantai penularan," kata Rini.

Dikatakannya, mengingat kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak termonitor atau tidak dilaporkan sangat potensial menularkan COVID-19.

Baca juga: Empat Kafilah Kabupaten Tabalong terkonfirmasi positif COVID-19

Baca juga: Polisi larang kerumunan massa pada malam pergantian tahun di Tabalong


Rekomendasi lainnya agar Dinas kesehatan bersama Satgas membuatkan laporan pelaksanaan kegiatan penanganan COVID-19 berupa besaran anggaran dan realisasi anggaran yang digunakan, seperti pengadaan alat kesehatan, biaya perawatan pasien dan penanganan pemulasaran pasien yang dimakamkan secara protokol COVID-19.

Menanggapi hal tersebut Bupati Tabalong Anang Syakhfiani menyampaikan sebelumnya sudah meminta RS Pertamina dan klinik kesehatan di 'Bumi Saraba Kawa' ini bisa melaporkan ke tim gugus tugas jika ada kasus positif COVID-19 dari hasil tes usap PCR.

"Memang tahun 2020 ada sekitar 700 kasus yang tidak bisa kita entry (data), namun kita sudah meminta pihak RS Pertamina untuk melapor ke gugus tugas jika ada kasus baru," kata Anang.

Anang juga menjelaskan soal ketidakcocokan hasil tes usap PCR kafilah MTQ ke-33 antara BBTKLPP Banjarbaru dengan RS Pertamina Tanjung.

Dalam rapat paripurna penyampaian catatan strategis dan rekomendasi terhadap LKPj Bupati Tabalong 2020 ini dipimpin Ketua DPRD Mustafa dihadiri Wakil Bupati Mawardi, Sekretaris Daerah Abdul Muthalib Sangadji dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.*

Baca juga: 11 pasien positif COVID-19 di Tabalong dinyatakan sembuh

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Tabalong Kalsel bertambah 19 orang

Pewarta: Gunawan Wibisono/Herlina Lasmianti
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pejabat dan ASN Bandung dilarang dinas ke luar kota

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar