Liga 1 Indonesia

Arema FC harapkan penerapan prokes ditingkatkan saat Liga 1 bergulir

Arema FC harapkan penerapan prokes ditingkatkan saat Liga 1 bergulir

Media Ofiser Arema FC Sudarmaji. (ANTARA/HO-Arema FC/VFT)

Kini, yang perlu dipikirkan bersama serta disosialisasikan kepada khalayak pecinta bola, yakni bagaimana akses menonton sepak bola perlu dipermudah, dan diperluas
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Manajemen Arema FC mengharapkan penerapan protokol kesehatan penanganan COVID-19 bisa ditingkatkan pada saat Liga 1 Indonesia kembali digulirkan di tengah pandemi COVID-19.

Media Ofiser Sudarmaji mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan apresiasi penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021, yang diselenggarakan di empat wilayah di Pulau Jawa.

"Tentunya, respon Presiden Joko Widodo harus disambut antusias, dengan lebih meningkatkan kualitas kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dalam aktivitas kompetisi yang akan datang," kata Sudarmaji, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Baca juga: Arema FC: Apresiasi Presiden sinyal positif sepak bola Indonesia

Sudarmaji menjelaskan, apresiasi Presiden Joko Widodo terhadap penerapan protokol kesehatan selama turnamen pramusim Piala Menpora 2021 digelar, menjadi salah satu sinyal positif terhadap kelanjutan sepak bola Indonesia ke depan.

Jika nantinya kompetisi Liga 1 kembali digelar pada Juni 2021, lanjut Sudarmaji, maka saat ini perlu dipikirkan bagaimana konsep kompetisi yang bisa menerapkan protokol kesehatan pada saat kompetisi bergulir.

Ia mengharapkan, kepatuhan penerapan protokol kesehatan penanganan COVID-19 tersebut, bisa menjadi kebaiasaan hidup baru dalam kompetisi sepak bola, dan bukan sebagai agenda seremonial semata.

"Jika memang Juni 2021 kompetisi resmi akan digelar, maka perlu segera dipikirkan tentang konsep kompetisi ke depan. Prokes tidak lagi sebagai agenda seremonial belaka, namun menjadi kebiasaan hidup baru dalam kompetisi sepakbola," kata Sudarmaji.

Sebagai informasi, pada pelaksanaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021, menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Seluruh pemain, ofisial, panitia pelaksana, dan seluruh komponen yang berada di stadion, harus menjalani tes usap antigen dengan hasil negatif.

Baca juga: Manajemen kecewa Arema FC terhenti pada Piala Menpora 2021

Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat, seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan tidak berkerumun. Ke  depan, lanjut Sudarmaji, perlu ada sosialisasi lebih gencar untuk pecinta sepak bola agar bisa memiliki akses menonton pertandingan.

"Kini, yang perlu dipikirkan bersama serta disosialisasikan kepada khalayak pecinta bola, yakni bagaimana akses menonton sepak bola perlu dipermudah, dan diperluas," kata Sudarmaji.

Arema FC sendiri selain terlibat sebagai peserta, dan penyelenggaraan turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Kendati Arema FC harus menepi sejak babak penyisihan, namun Panitia Pelaksana Arema FC dipercaya untuk menyelenggarakan pertandingan mulai babak penyisihan hingga babak perempat final di Stadion Kanjuruhan.

Suksesnya penyelenggaraan Piala Menpora 2021 dalam hal penerapan protokol kesehatan diharapkan membuka pintu pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Hal ini tentunya harus ditanggapi dengan cepat oleh stakeholder sepakbola untuk segera menyusun kompetisi.

Baca juga: Arema FC mulai berburu pelatih kepala

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kandang Singa siap jadi tuan rumah Piala Menpora

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar