Antisipasi lonjakan saat Ramadhan, Lion Parcel tambah infrastruktur

Antisipasi lonjakan saat Ramadhan, Lion Parcel tambah infrastruktur

Ilustrasi hub Lion Parcel (Antaranews.com/HO-Lion Parcel)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan jasa ekspedisi Lion Parcel (PT. Lion Express) menambah infrastruktur dalam rangka antisipasi lonjakan pengiriman saat Ramadan dan lebaran sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk saling kirim kebaikan.

CEO Lion Parcel, Farian Kirana dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat mengatakan Lion Parcel menambah infrastruktur armada transportasi darat sebanyak 25 persen, kurir 20 persen, agen 40 persen hingga hub 50 persen.

“Investasi kami pada infrastruktur merupakan bentuk kesiapan Lion Parcel untuk menyambut bulan Ramadan 2021. Kami juga menargetkan pengiriman di bulan Ramadan ini meningkat 100 persen pengiriman pada hari biasa,” ujar Farian

Farian mengatakan, melalui peningkatan infrastruktur diharapkan dapat mendukung kebutuhan wilayah-wilayah yang belum memiliki bandar udara dan pertambahan armada truk bisa membantu meningkatkan efisiensi dan optimasi rute Lion Parcel.

Penambahan kurir, agen dan hub, jelas dia, merupakan upaya untuk mengantisipasi membludaknya paket pengiriman di bulan Ramadan sehingga Lion Parcel dapat memberikan pelayanan yang prima untuk setiap pelanggan.

Lion Parcel juga menargetkan pada tahun ini jangkauan pengirimin meningkat menjadi 98 persen dari yang sebelumnya 96 persen jangkauan wilayah Indonesia.

Tak hanya itu, Lion Parcel juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk mengirim kebaikan bersama di bulan suci Ramadan.

“Melalui program #KirimKebaikan, kita bisa memberikan dan merasakan manfaat secara bersama hanya dengan satu genggaman,” kata Farian.

Lion Parcel meluncurkan tiga rangkaian program #KirimKebaikan untuk memberikan manfaat lebih kepada masyarakat. Pertama, program CSR bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mendonasikan bahan pangan, pakaian, mainan, dan buku melalui aplikasi Lion Parcel secara gratis ongkos kirim. Program ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan pangan anak yatim dan dhuafa di Indonesia.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut serta memberikan donasi untuk anak yatim dan dhuafa yang akan kami kumpulkan dan akan didistribusikan oleh tim ACT. Melalui aplikasi Lion Parcel, masyarakat cukup memilih pilihan fitur donasi. Kemudian, kurir kami akan menjemput donasi tersebut dan tidak dipungut biaya kirim,” paparnya.

Program kedua adalah Promo SIKAT (Setengah Kilo Hemat) untuk pengiriman paket dan dokumen berupa diskon ongkos kirim pembulatan ke bawah setiap penambahan beban 0,5 kilogram guna mendukung kebutuhan UMKM di Indonesia.

Selain itu, Lion Parcel juga meluncurkan produk terbaru, yakni layanan BIGPACK yang hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mengirim paket besar dengan harga terjangkau.

Adapun pada tahun 2021 ini, Lion Parcel berkeinginan untuk memaksimalkan potensi pengiriman logistik di Pulau Jawa melalui layanan #KirimKebaikan dan peluncuran layanan baru BIGPACK juga merupakan wujud dari strategi Lion Parcel untuk memaksimalkan pengiriman logistik di Pulau Jawa.

“Harapannya, dengan menggunakan Lion Parcel, kini masyarakat tak hanya bisa kirim paket antar pulau, tetapi juga bisa mengirimkan paket di satu pulau yang sama. Terutama kirim barang dari yang kecil sampai besar seperti fesyen, aksesoris, sarang burung walet, sepeda, dan lain-lain,” ujar Farian.


Baca juga: Lion Parcel perkuat sistem pengiriman Lazada

Baca juga: Lion Parcel luncurkan jasa kirim sehari dengan jaminan uang kembali

Baca juga: Lion Parcel jajal pengiriman luar negeri Februari 2020


Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sinergi perdagangan daring dan logistik untuk genjot pertumbuhan ekonomi nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar