Jumlah pasien COVID-19 ICU Prancis kembali menurun

Jumlah pasien COVID-19 ICU Prancis kembali menurun

Pendukung artai nasionalis Prancis "Les Patriotes" (The Patriots) memprotes kebijakan ekonomi dan sosial pemerintah, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Paris, Prancis, Sabtu (10/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/RWA/djo

Paris (ANTARA) - Jumlah pasien COVID-19 ICU di Prancis kembali turun, begitu pun dengan pasien COVID-19 rawat inap, kata Kementerian Kesehatan pada Sabtu (17/4).

Kondisi itu menandakan bahwa tekanan terhadap sistem medis berkurang.

Menurut data Kementerian Kesehatan, 5.877 pasien COVID-19 dirawat di ruang ICU pada Sabtu, berkurang 39 pasien dibandingkan pada Jumat (16/4).

Jumlah pasien COVID-19 rawat inap juga turun 143 menjadi 30.329 orang, penurunan hari kelima secara berturut-turut.

April ini, Prancis memberlakukan penguncian nasional ketiga guna mencegah gelombang pandemi ketiga.

Tercatat 189 kematian pasien COVID-19 di rumah sakit dalam 24 jam terakhir.

Secara keseluruhan, kematian COVID di Prancis mencapai 100.000 orang pada Kamis (15/4), tertinggi kedelapan di dunia.

Terdapat pula 35.861 kasus baru COVID-19, menurut data kementerian.

Sekitar 12,3 juta orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19.

"Kami berada di tahapan, yang lebih terlihat seperti masa stabil daripada (situasi) yang membaik," kata Bruno Lima, anggota badan ilmiah penasihat pemerintah soal COVID-19, kepada saluran berita BFM TV.

Sumber: Reuters
​​​​
Baca juga: Prancis perpanjang periode vaksinasi dari empat jadi enam pekan

Baca juga: Atlet Prancis dipastikan dapat suntikan vaksin jelang Olimpiade

 

Perayaan Hari Bastille dalam bayang-bayang krisis corona

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar