Seorang tewas dalam bentrok dua kelompok di Manokwari

Seorang tewas dalam bentrok dua kelompok di Manokwari

Seorang warga meninggal dunia dalam bentrok dua kelompok di Manokwari, yang berujung pembakaran motor dan pemblokiran jalan di Kelurahan Amban Manokwari Barat, Ahad (18-4-2021). ANTARA/Hans Arnold Kapisa

Serahkan permasalahan ini kepada Polri.
Manokwari (ANTARA) - Bentrok dua kelompok warga di Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Ahad pagi, menewaskan seorang warga setempat.
 
Kepala Bidang (Kabid) hubungan masyarakat Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi membenarkan bentrok dua kelompok di Manokwari itu menewaskan seorang warga dan seorang korban mengalami luka-luka.
 
"Permasalahan ini berawal dari kesalahpahaman antara dua kelompok. Salah satu kelompok dalam pengaruh minuman alkohol," kata Adam Erwindi.
 
Bentrok dua kelompok warga itu menewaskan seorang pemuda berinisial FR akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala, dan seorang pemuda lagi berinisal LA mengalami luka sayat senjata tajam.
 
"Situasi sekitar lokasi kejadian berangsur kondusif hingga Ahad petang," katanya.

Baca juga: Dua kelompok masyarakat di Karawang terlibat bentrok

Polisi hingga sekarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.
 
Ia mengimbau keluarga korban tetap bersabar, tidak terprovokasi dengan situasi karena persoalan itu sudah ditangani polisi.
 
"Jangan sampai terprovokasi. Serahkan permasalahan ini kepada kami (Polri)," kata Erwindi.
 
Bentrok warga hingga memakan korban jiwa itu berbuntut aksi blokade ruas jalan dan pembakaran satu kendaraan roda dua di Jalan Mulyono Amban Distrik Manokwari Barat.
 
Sementara itu, Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan Winjaya mengatakan bahwa bentrok dua kelompok hingga memakan korban jiwa itu sedang dalam penyelidikan.
 
"Permasalahan ini masih dalam penyelidikan. Semua yang terlibat pasti akan diproses hukum," kata Kapolres.

Baca juga: Dua Kelompok Warga Timika Bentrok

Pewarta: Hans Arnold Kapisa
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pangdam XVIII Kasuari dorong produksi oksigen Manokwari penuhi kebutuhan RS

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar