Saham Tokyo dibuka lebih rendah terseret kekhawatiran COVID-19

Saham Tokyo dibuka lebih rendah terseret kekhawatiran COVID-19

Dokumentasi - Seorang pria yang memakai masker, saat wabah penyakit virus corona (COVID-19), melintasi papan elektronik yang menunjukkan indeks Nikkei di pasar saham di kawasan bisnis di Tokyo, Jepang, Senin (4/1/2021). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, di tengah kekhawatiran bahwa situasi COVID-19 di Jepang yang memburuk akan semakin mengaburkan prospek pemulihan ekonomi dengan peluncuran vaksinasi yang lamban di negara itu menambah kesengsaraan.

Pada pukul 09.15 pagi waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) tergerus 123,59 poin atau 0,42 persen, dari penutupan Jumat (16/4/2021), menjadi diperdagangkan di 29.559,78 poin. Akhir pekan lalu, indeks Nikkei 225 menguat 40,68 poin atau 0,14 persen menjadi 29.683,37 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 4,71 poin atau 0,24 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.956,16 poin. Indeks Topix sedikit menguat 1,74 poin atau 0,09 persen menjadi 1.960,87 poin pada akhir perdagangan Jumat (16/4/2021).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan rumah sekuritas, pertambangan dan transportasi udara merupakan yang paling menurun pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Saham Tokyo naik tipis di tengah kekhawatiran kasus COVID-19
Baca juga: Saham Tokyo dibuka beragam, terpengaruh Wall Street dan naiknya COVID
Baca juga: Saham Tokyo ditutup naik tipis jelang laporan laba

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar