Sepak Bola Nasional

Mochamad Iriawan berharap pemda merawat monumen bersejarah PSSI

Mochamad Iriawan berharap pemda merawat monumen bersejarah PSSI

Arsip - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kanan) berbincang dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming (kedua dari kiri) dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (ketiga dari kiri) saat memantau persiapan Stadion Manahan, Solo, menjelang pembukaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021, Sabtu (20/3/2021). ANTARA/HO/Humas Kemenpora.

Jakarta (ANTARA) - Tepat pada ulang tahun ke-91 PSSI, ketua umum organisasi yang berdiri pada 19 April 1930 itu, Mochamad Iriawan berharap pemerintah daerah (pemda) merawat monumen bersejarah terkait PSSI di wilayahnya.

"Kami memohon pemerintah setempat untuk merevitalisasi monumen bersejarah itu," kata Iriawan dalam perayaan hari jadi ke-91 PSSI secara virtual yang diikuti di Jakarta, Senin.

Tercatat, setidak-tidaknya ada dua gedung dan patung di wilayah Jawa Tengah serta Yogyakarta yang bersangkut paut dengan PSSI.

Keduanya yaitu patung Ketua Umum pertama PSSI Soeratin Sososrosoegondo di Balai Persis, Solo, dan Monumen PSSI di Yogyakarta.

Iriawan sendiri mengunjungi tugu Soeratin di Solo saat merayakan ulang tahun ke-91 PSSI.

Baca juga: Ketua umum tekankan sinergi di ulang tahun ke-91 PSSI
Baca juga: HUT PSSI ke-91, Ketum Iriawan kunjungi Balai Persis Solo


"Kami menitipkan monumen-monumen itu karena penuh sejarah," kata purnawirawan berpangkat akhir Komisaris Jenderal Polisi itu.

Perayaan ulang tahun ke-91 PSSI diadakan di Stadion Manahan, Solo, beberapa menit sebelum laga leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 PSS Sleman versus Persib Bandung digelar.

Acara yang dihadiri oleh beberapa pejabat termasuk Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa serta beberapa perwakilan Satgas COVID-19 dan Kementerian Kesehatan tersebut tidak diadakan secara besar-besaran lantaran pandemi COVID-19. Peringatan itu cuma ditandai dengan pemotongan tumpeng.

PSSI berdiri pada 19 Oktober 1930 di Yogyakarta. Ketua Umum pertama sekaligus pencetus pembentukannya adalah Soeratin Sosrosoegondo yang juga lahir di Yogyakarta.

Setelah berdiri, tepatnya pada Mei 1931, PSSI melangsungkan turnamen perdananya di Kota Solo.

Awalnya, PSSI merupakan singkatan dari Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia. PSSI baru menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia mulai 1950 dan dua tahun kemudian terdaftar sebagai anggota FIFA.

Baca juga: Presiden AFF hingga pemain timnas sampaikan selamat untuk PSSI
Baca juga: Menpora optimistis Polri beri izin keramaian Liga 1 dan 2
Baca juga: Menpora: Presiden perintahkan kaji liga dengan penonton di stadion

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menpora apresiasi PSSI atas suksesnya gelaran kompetisi di masa pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar