Infeksi corona di Palestina melandai

Infeksi corona di Palestina melandai

Seorang gadis kecil Palestina diperiksa suhu badannya oleh petugas kesehatan ditengan wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Kota Gaza, Kamis (11/3/2021). ANTARA/REUTERS/Mohammed Salem/NZ/djo.

Yerusalem (ANTARA) - Infeksi virus corona di Palestina melandai dalam beberapa hari terakhir, menurut pejabat pada Selasa (20/4).

Otoritas kesehatan mencatat penambahan 31 kematian dan 2.025 infeksi COVID-19.

Kementerian Kesehatan mengatakan 469 kasus tercatat di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sementara 1.556 kasus lagi tercatat di Jalur Gaza.

Secara kumulatif Palestina melaporkan 313.121 kasus, termasuk 3.346 kematian, sejak kasus pertama COVID-19 diumumkan pada 2020.

Infeksi harian COVID-19 di Tepi Barat, yang menembus angka 1.500 bulan lalu, menurun lebih dari 60 persen baru-baru ini setelah otoritas menerapkan pembatasan COVID-19.

Penurunan jumlah kasus juga terjadi di Jalur Gaza, setelah wilayah itu melaporkan lebih dari 1.900 kasus sehari pekan lalu.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Hentikan peningkatan kasus COVID, sekolah di Tepi Barat akan ditutup
Baca juga: Gaza mulai vaksinasi COVID-19 dengan 22.000 dosis vaksin
Baca juga: Gaza terima paket pertama vaksin COVID-19 setelah dapat izin Israel

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenkes: WNI ABK telah jalani observasi 14 hari di Kapal Pesiar Diamond Princess

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar