Fujifilm mulai lagi uji tahap akhir Avigan untuk obat COVID di Jepang

Fujifilm mulai lagi uji tahap akhir Avigan untuk obat COVID di Jepang

Dokumentasi - Tablet Avigan (nama generik: Favipiravir), obat yang disetujui sebagai obat anti-influenza di Jepang dan dikembangkan sebagai obat melawan COVID-19 . ANTARA/ REUTERS /Issei Kato/pri.

Tokyo (ANTARA) - Perusahaan Fujifilm Holdings pada Rabu mengatakan mulai melakukan lagi uji coba tahap III obat Avigan untuk COVID-19 di Jepang, membangkitkan kembali asa untuk pengobatan COVID-19 di dalam negeri.

Persetujuan domestik obat Avigan untuk mengobati COVID-19 mengalami kemunduran pada Desember setelah panel Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa data uji coba tidak meyakinkan.

Selama bertahun-tahun Fujifilm banting setir dari bisnis solusi peralatan kantor dan kamera tradisional ke pelayanan kesehatan.

Riset terkontrol plasebo dan tersamar ganda baru sedang menargetkan pasien berusia 50 tahun ke atas, serta mereka yang berisiko mengalami kondisi serius, demikian rilis Fujifilm.

Avigan, yang umumnya dikenal favipiravir, telah dijadikan riset dalam puluhan uji coba di seluruh dunia dan telah disetujui sebagai pengobatan COVID-19 di Rusia, India dan Indonesia. Akan tetapi masih ada kekhawatiran, sebab obat tersebut tampaknya menyebabkan cacat lahir pada riset hewan.

Jepang telah mengizinkan Avigan sebagai obat darurat untuk flu dan pemerintah tahun lalu meminta Fujifilm agar menambah hingga tiga kali lipat persediaan nasional obat avigan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Fujifilm gandeng perusahaan Shanghai minta persetujuan untuk Avigan
Baca juga: Fujifilm ajukan persetujuan Avigan sebagai obat COVID-19 di Jepang

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Vaksin COVID-19 Sinovac resmi dapatkan izin penggunaan BPOM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar