Baznas Cianjur targetkan pencapaian zakat fitrah Rp13 miliar

Baznas Cianjur targetkan pencapaian zakat fitrah Rp13 miliar

Ketua Baznas Cianjur, Jawa Barat, Yosef Umar. (ANTARA/Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Cianjur, Jawa Barat, menargetkan pencapaian zakat fitrah pada puasa dan Lebaran tahun ini, dapat mencapai target di angka Rp13 miliar, kata Kepala Baznas Cianjur Yosep Umar di Cianjur Rabu.

"Target tahun ini, naik Rp1 miliar dari target tahun sebelumnya Rp12 miliar. Kenaikan tersebut sudah berdasarkan hasil perhitungan, meskipun saat ini masih pandemi COVID-19, namun kami optimis target dapat tercapai," katanya.

Tahun lalu, pencapaian zakat fitrah melalui Baznas masih di bawah target, dimana pihaknya hanya mampu mengumpulkan Rp10 miliar zakat fitrah dari target Rp12 miliar. Sosialisasi yang terbatas karena pandemi menjadi penyebab tidak tercapainya target zakat fitrah di 2020.

"Setiap tahunnya target dapat tercapai bahkan lebih, namun selama pandemi tahun lalu, petugas kesulitan melakukan sosialisasi karena berbagai pembatasan yang dilakukan pemerintah, termasuk larangan berkerumun," katanya.

Baca juga: Baznas Sulut wujudkan harapan mustahik melalui Gerakan Cinta Zakat

Baca juga: Ada potensi Rp300 triliun, Baznas dan BSI bersinergi kelola zakat


Namun Ramadhan kali ini, pihaknya optimis target zakat fitrah dapat tercapai dengan menggencarkan sosialisasi langsung atau secara daring, meski nilai zakat fitrah naik karena kenaikan harga beras, jika diuangkan Rp30 ribu untuk warga biasa dan yang bagi warga yang mengkonsumsi beras premium senilai Rp50 ribu.

Humas Baznas Cianjur Taufik Misbahudin, menambahkan untuk target secara keseluruhan zakat, infak dan sedekah (ZIS) sebesar Rp28.824.025.000, saat ini pihaknya sudah menampung Rp19 miliar untuk ZIS dan diperkirakan akan tercapai hingga akhir tahun.

"Zakat Fitrah akan tercapai hingga Lebaran menjelang dengan target Rp13 miliar, sedangkan untuk zakat dan sedekah secara keseluruhan, kami optimis akan tercapai karena saat ini dari target Rp28 miliar, sudah terkumpul Rp19 miliar di pertengahan bulan April," katanya.

Sehingga akhir tahun diperkirakan ZIS yang terkumpul akan melebihi target seperti tahun-tahun sebelumnya karena tingkat kepedulian umat untuk membayar zakat fitrah, infak dan sedekah, tetap tinggi meski pandemi masih melanda.*

Baca juga: Bupati Gorontalo Utara ajak aparatur bayar zakat lebih awal

Baca juga: Pemkab Majene-Baznas tetapkan nilai zakat fitrah Rp30.00/orang

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menhub resmikan reaktivasi jalur KA Ciranjang-Cipatat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar