Pemkot Jakarta Pusat tutup JPO Johar Baru

Pemkot Jakarta Pusat tutup JPO Johar Baru

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat menutup akses jembatan penyeberangan orang (JPO) yang mengubungkan Kelurahan Kampung Rawa dan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru. ANTARA/Ho-Bina Marga.

Kemarin (Rabu) ditutup
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat akhirnya menutup akses jembatan penyeberangan orang (JPO) sebagai penghubung Kelurahan Kampung Rawa dan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru karena menjadi akses tawuran warga di kawasan itu.

Kepala Seksi (Kasie) Jalan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Yudha Catur Suhartanto di Jakarta, Kamis, mengatakan penutupan JPO tersebut dilakukan dengan pembatas berupa "Movable Concrete Barrier" (MCB).

"Kemarin (Rabu) ditutup. MCB di jembatan sisi timur yang di Kampung Rawa ada 12 MCB, sudah ditumpuk-tumpuk," kata Yudha.

Yudha menjelaskan bahwa JPO di sisi Kampung Rawa sudah ditutup dengan MCB, sedangkan di sisi lainnya yang berada di Tanah Tinggi akan ditempatkan bersamaan dengan pot tanaman.

Baca juga: Banyak CCTV di lokasi tawuran Johar Baru rusak

Menurut Yudha, penutupan dengan MCB lebih mudah dan cepat dilakukan, dibandingkan dengan membangun tembok.

Penutupan dengan MCB ini bersifat sementara, sambil menunggu hasil kajian dari Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD).

Sebelum dibongkar, JPO harus terlebih dahulu dikeluarkan dari daftar aset. Penghapusan aset JPO ini pun membutuhkan waktu.

"Jadi, di ujung-ujung MCB yang tengah itu dari (Sudin) Kehutanan mungkin nanti dikasih tanaman biar orang tidak bisa lewat," kata Yudha.

Baca juga: Polisi siagakan petugas patroli atasi bentrok warga Tanah Tinggi

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma juga menegaskan akan melakukan penutupan JPO terlebih dahulu sebelum dibongkar.

Nantinya, Pemkot Jakarta Pusat juga akan memasang plang bertuliskan "Jembatan Perdamaian" sebagai upaya menekan tawuran.

Ada pun penutupan ini berasal dari usulan warga yang mengeluhkan seringnya terjadi tawuran antarwarga.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar