Dewan Investasi Pakistan: Investor Indonesia dapat keuntungan penuh

Dewan Investasi Pakistan: Investor Indonesia dapat keuntungan penuh

Ketua Dewan Investasi Pakistan Atif R Bokhari dalam webinar “Peluang Investasi di China-Pakistan Economic Corridor (CPEC)” di Jakarta, Kamis (22/4/2021). (Antara / Azis Kurmala)

Pebisnis Indonesia akan menerima sambutan hangat saat berinvestasi di Pakistan
Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Investasi Pakistan Atif R Bokhari mengatakan pebisnis Indonesia yang melakukan investasi di Pakistan akan mendapatkan keuntungan penuh dari kebijakan investasi.

"Pebisnis Indonesia akan menerima sambutan hangat saat berinvestasi di Pakistan dan akan mendapatkan keuntungan penuh dari kebijakan dan sistem investasi Pakistan," ujar Ketua Dewan Investasi Pakistan Atif R Bokhari dalam webinar “Peluang Investasi di China-Pakistan Economic Corridor (CPEC)” di Jakarta, Kamis.

Pakistan mengikuti sistem investasi liberal, mengizinkan 100 persen repatriasi keuntungan, dividen dan modal, kata Atif.

Baca juga: China: Pembicaraan lebih lanjut dibutuhkan untuk bantu Pakistan
Baca juga: Pakistan dan China Turunkan Tarif Impor Berdasarkan FTA


Ia mengatakan pemerintah Pakistan memastikan perlakuan yang sama kepada investor asing dan lokal, dan memiliki sarana untuk melancarkan pelaksanaan investasi sebagai landasan utama untuk menanamkan kepercayaan pada investor.

Berkaitan dengan hal tersebut, beberapa inisiatif sedang dilakukan oleh Pemerintah Pakistan seperti reformasi kemudahan berbisnis, reformasi regulasi, reformasi struktural dalam sistem perpajakan dan ketersediaan pasokan energi dengan harga kompetitif regional.

Akibatnya, pada 2020, Pakistan melonjak 28 peringkat di Bank Dunia, mengenai Peringkat Kemudahan Berbisnis.

Selain itu ia mengatakan Pakistan, China, dan Indonesia adalah komunitas dengan tujuan bersama dalam konteks menjadi pemain utama Inisiatf Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI).

Oleh karena itu, harus ditekankan bahwa bab Kerja sama Industri dalam Koridor Ekonomi Pakistan-China tidak terbatas pada Pakistan dan China. Sebaliknya, negara lain, khususnya Indonesia, sangat terbuka untuk berpartisipasi dalam Kerja Sama Industri-CPEC multilateral ini.

"Sebagai badan promosi investasi tertinggi di Pakistan, Dewan Investasi  secara ketat melakukan aktivitas untuk menarik dan mempertahankan investasi produktif di serangkaian sektor yang secara kolektif menjanjikan industrialisasi padat karya dan berorientasi ekspor," kata Atif R Bokhari.

Baca juga: Kadin: CPEC tingkatkan infrastruktur, ekonomi Pakistan
Baca juga: China tingkatkan kekuatan lunak di Pakistan melalui film dan medsos

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

RI kantongi Rp1 triliun dari Investor Amerika Latin dan Karibia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar