Pemkot Jaksel salurkan donasi alat pelindung diri kepada nakes

Pemkot Jaksel salurkan donasi alat pelindung diri kepada nakes

Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji (dua dari kanan) ketika menerima donasi 200 hazmat untuk tenaga kesehatan di kantornya, Selasa (27/4/2021). (ANTARA/Dewa Wiguna)

Bantuan (pakaian hazmat) ini akan banyak membantu kami dalam penanganan COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyalurkan donasi 200 alat pelindung diri (APD) berupa pakaian hazmat yang diserahkan Yayasan Kawan Lama kepada tenaga kesehatan .

"Bantuan ini akan banyak membantu kami dalam penanganan COVID-19," kata Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji di ruang kerjanya, Selasa.

Baca juga: 400 tukang becak Jakarta Utara terima bantuan APD

Menurut dia, APD sudah terdistribusi di seluruh di Indonesia, berbeda ketika awal pandemi virus corona, harga pakaian khusus itu terbilang mahal dan stok terbatas.

Meski begitu, pasokan APD masih tetap dibutuhkan tenaga medis karena penggunaannya sekali pakai dan kasus virus corona masih terbilang tinggi.

Baca juga: Satpol PP sosialisasi Jak APD di Johar Baru lewat Operasi Tibmask

Sementara itu, perwakilan Yayasan Kawan Lama, Subhan Abdilah mengatakan pihaknya sebelumnya menyerahkan bantuan APD kepada Puskesmas Menteng Dalam dan Puskesmas Setiabudi masing-masing 75 pakaian hazmat (hazardous materials).

Selain itu, juga diberikan kepada petugas pemakaman di TPU Menteng Pulo sebanyak 25 pakaian hazmat.

Isnawa menambahkan saat ini kasus COVID-19 di wilayahnya tidak menyisakan zona merah, namun sudah menurun ke zona oranye.

Baca juga: BPJAMSOSTEK beri 100 set APD untuk RS Atmajaya Pluit Jakarta

Meski begitu ia meminta masyarakat agar tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui akun instagram resminya menyebutkan kasus COVID-19 di klaster perkantoran  mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir.

Pemprov DKI mencatat pada 5-11 April 2021 terdapat 157 kasus positif COVID-19 di 78 perkantoran.

Sedangkan pada 12-18 April 2021, jumlah positif COVID-19 meningkat menjadi 425 kasus dari 177 perkantoran.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hewan kurban tak tularkan COVID-19, pemotong tak perlu pakai baju hazmat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar