BRGM: Masyarakat penerima manfaat langsung rehabilitasi mangrove

BRGM: Masyarakat penerima manfaat langsung rehabilitasi mangrove

Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono melakukan penanaman mangarove secara simbolis di Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (28/4/2021). ANTARA/HO-BRGM

Keberhasilan upaya perbaikan lingkungan setempat bukan hanya mengurangi potensi kebakaran berulang tapi juga pengendalian perubahan iklim dan isu lingkungan global
Jakarta (ANTARA) - Badan Rehabilitasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menyatakan dalam program rehabilitasi mangrove yang dilakukan pemerintah melalui BRGM, maka masyarakat diposisikan sebagai pelaku dan penerima manfaat langsung dari kegiatan tersebut.

Kepala BRGM Hartono pada acara penanaman mangrove di Mempawah, Kalimantan Barat, menegaskan nelayan dan masyarakat pesisir adalah komunitas penting yang menjadi bagian dari ekosistem mangrove.

"Oleh karena itu, dalam hal rehabilitasi, masyarakat (nelayan dan masyarakat pesisir) diposisikan sebagai pelaku dan penerima manfaat langsung dari rehabilitasi mangrove," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Melalui program rehabilitasi mangrove, lanjutnya, dalam penanaman nantinya akan melibatkan kelompok masyarakat.

"Mangrove adalah ekosistem lahan basah penting dan pengelolaannya perlu dilakukan secara tepat dan terpadu. Kita semua ingin mangrove dapat dikelola secara lestari untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Hartono.

Pada tahun ini, BRGM menargetkan rehabilitasi mangrove secara nasional seluas 83.000 hektare yang tersebar meliputi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.

Kalimantan Barat, tambahnya, adalah salah satu provinsi prioritas dalam restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove.

Adapun sebaran luasan mangrove di Kalimantan Barat sekitar 176.455 hektare. Sesuai dengan fokus area kelola yang sudah disusun tahun 2021, BRGM bersama KLHK akan merehabilitasi pada area seluas 6.570 hektare.

"Keberhasilan upaya perbaikan lingkungan setempat bukan hanya mengurangi potensi kebakaran berulang tapi juga pengendalian perubahan iklim dan isu lingkungan global," ujarnya.

Baca juga: BRGM targetkan rehabilitasi mangrove 4.617 hektare di Kepri
Baca juga: BRGM gandeng pemda dan LSM sinergi rehabilitasi mangrove
Baca juga: Rehabilitasi mangrove secara padat karya percepat pemulihan ekonomi

Pewarta: Subagyo
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jokowi lantik kepala BNN dan Kepala BRGM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar